Logo Header Antaranews Sumbar

BPS Agam kerahkan 514 petugas lakukan sensus ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 17:11 WIB
Image Print
Bupati Agam Benni Warlis memasangkan atribut pendataan kepada petugas sensus sebagai tanda dimulainya pendataan. ANTARA /HO/Humas Pemkab Agam

Lubukbasung (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengerahkan sebanyak 514 petugas dalam pendataan Sensus Ekonomi (SE) dimulai pada 15 Juni-31 Agustus 2026.

"Kami menurunkan 514 petugas yang akan melakukan pendataan di seluruh wilayah Agam," kata Kepala BPS Kabupaten Agam Yerison Buchari di Lubuk Basung, Kamis.

Ia mengatakan ke 514 petugas terdiri dari 511 petugas Usaha Mikro dan Kecil (UMK), tiga petugas Usaha Menengah dan Besar (UMB).

Petugas akan mendata berbagai aktivitas usaha di seluruh wilayah Agam, kecuali sektor administrasi pemerintahan dan pertahanan, jaminan sosial wajib, dan aktivitas rumah tangga sebagai pemberi kerja.

"Seluruh petugas telah kita bekali pelatihan dan identitas resmi sebelum turun ke lapangan," katanya.

Ia berharap masyarakat berpartisipasi aktif dan memberikan keterangan sesuai kondisi sebenarnya, sehingga data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi daerah.

Data hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pengembangan usaha, serta peningkatan investasi dan kesejahteraan masyarakat di Agam.

Bupati Agam Benni Warlis menjadi responden Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dilaksanakan BPS Agam, Rabu (17/6).

Sementara Bupati Agam Benni Warlis mengajak masyarakat memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas sensus guna menghasilkan data ekonomi yang akurat.

Sensus Ekonomi merupakan kegiatan penting untuk memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Agam menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan data yang benar dan lengkap, karena data yang akurat akan menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026