
BPS: RTUP di Agam Berkurang 7.421 KK

Lubukbasung, Sumbar, (Antara) - Badan Pusat Statistik Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) di daerah itu terjadi pengurangan sebanyak 7.421 kepala keluarga pada 2013.Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Agam, Arius Jonnaidi di Lubukbasung, Minggu, mengatakan hal ini berdasarkan angka sementara hasil pencacahan lengkap sensus pertanian 2013 dimana rumah tangga usaha pertanian tinggal sebanyak 65.025 dari sebelumnya sebanyak 72.446 kepala keluarga (KK) pada sensus 2003."Dari data ini terjadi penurunan sebanyak 1,024 persen pertahunnya," katanya.Ia menambahkan, penurunan ini terjadi pada Kecamatan Ampek Angkek sebesar 37,71 persen. Sedangkan kecamatan yang mengalami kenaikan yakni Kecamatan Ampek Nagari, Malalak, Sungai Pua dan Palupuh."Kenaikan terbesar terdapat di Kecamatan Malalak sebesar 57,15 persen," tambahnya.Menurut dia, penurunan rumah tangga usaha pertanian ini disebabkan beberapa hal seperti terjadinya konversi lahan pertanian menjadi permukiman dan usaha.Lalu, penduduk beralih usaha ke sektor non pertanian yang disebabkan pendapatan di sektor pertanian cenderung lebih rendah dibandingkan di non pertanian.Di samping itu, penduduk sejak beberapa tahun belakangan cenderung memilih berusaha di sektor non pertanian. Wakil Bupati Agam Irwan Fikri mengatakan, Pemkab Agam akan berusaha memperbaiki fasilitas pendukung untuk pertanian ini seperti membangun irigasi, jalan usaha tani, dan menyediakan bibit ungul.Selain itu, menambah tenaga penyuluh di setiap kecamatan dengan tujuan agar penyuluh bisa menyampaikan teknologi terbaru kepada petani. (**/ari)
Pewarta: Inter
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
