Logo Header Antaranews Sumbar

Kendaraan terkena abu vulkanik disarankan segera dibersihkan

Minggu, 6 September 2026 20:47 WIB
Image Print
Warga Leuwigajah Yogi Dwi Arianto saat membersihkan abu Vulkanik pada mobil yang dimilikinya di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada Minggu (6/9/2026). ANTARA/Ilham Nugraha/pri.

Jakarta (ANTARA) - Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu menyarankan pemilik kendaraan segera membersihkan abu vulkanik yang menempel pada kendaraan mereka, tidak menunggu sampai sebaran abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi berhenti.

"Membiarkan abu vulkanik menumpuk di mobil sangat merugikan dan berisiko merusak kendaraan secara permanen, karena abu vulkanik mengandung silika yang teksturnya tajam dan sulfur yang sangat destruktif jika dibiarkan terlalu lama,” kata Yannes kepada ANTARA, Minggu.

Dia menyampaikan bahwa partikel silika yang tajam dan bersifat abrasif dapat memicu kerusakan kalau dibiarkan terlalu lama menempel pada kendaraan.

Ia menyarankan pembersihan abu vulkanik yang menempel pada kendaraan dilakukan dengan hati-hati agar partikel silika yang tajam tidak bergesekan dengan permukaan kendaraan dan membuatnya baret.

Menurut Yannes, pemilik kendaraan sebaiknya memulai upaya pembersihan dengan menyiram kendaraan menggunakan air mengalir.

"Dengan dibilas menggunakan air mengalir bervolume besar tanpa sentuhan spons atau lap sama sekali, dapat meluruhkan partikel abrasif secepat mungkin," katanya.

Setelah sebagian besar abu terangkat, pemilik kendaraan dapat melanjutkan pencucian kendaraan secara menyeluruh untuk memastikan abu vulkanik tidak tertinggal di bodi, kaca, dan komponen kendaraan lainnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Abu vulkanik yang menempel di kendaraan disarankan segera dibersihkan



Pewarta:
Editor: Erie Syahrizal
COPYRIGHT © ANTARA 2026