
Pemkot Sawahlunto optimalkan peran ibu dalam penguatan keluarga

Sawahlunto (ANTARA) - Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, mengoptimalkan peran kaum ibu dalam penguatan kualitas keluarga melalui program pemberdayaan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra di Sawahlunto, Kamis, mengatakan kaum ibu memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas keluarga karena berperan langsung dalam pendidikan anak, kesehatan keluarga, ketahanan pangan hingga pengelolaan ekonomi rumah tangga.
“TP PKK merupakan mitra strategis pemerintah kota dalam memperkuat pembinaan ibu dan keluarga di tengah masyarakat,” kata dia.
Ia menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Harneli Mahyeldi pada penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi di Desa Bukik Gadang, Kecamatan Talawi.
Menurut dia, keluarga merupakan fondasi utama dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial masyarakat sehingga penguatan peran ibu menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Ia mengatakan pemerintah kota menyiapkan penguatan sinergi dengan TP PKK agar program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih terpadu, adaptif dan efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah Kota siap bermitra dengan kaum ibu dalam mengoptimalkan kemajuan kualitas keluarga, karena ibu menjadi pihak yang paling dekat dalam membangun karakter, pendidikan dan ketahanan keluarga,” katanya.
Wali Kota Riyanda menilai keberadaan kader PKK turut membantu pemerintah daerah dalam memperkuat edukasi keluarga, pemberdayaan ekonomi rumah tangga serta pembinaan sosial masyarakat hingga tingkat desa.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Sawahlunto Ny. Yori Gemitia Riyanda mengatakan kaum ibu memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah dan kualitas keluarga sehingga kapasitas tersebut perlu terus diperkuat melalui program pemberdayaan.
Menurut dia, ibu memiliki kedekatan langsung dengan pembentukan karakter anak, pendidikan keluarga, kesehatan rumah tangga hingga pengelolaan ekonomi keluarga sehari-hari.
“Karena itu power yang dimiliki kaum ibu perlu dioptimalkan untuk memperkuat kualitas keluarga, baik dari sisi pendidikan, kesehatan maupun ketahanan ekonomi,” kata dia.
Ia menilai program PKK menjadi ruang pemberdayaan yang membantu kaum ibu meningkatkan pengetahuan, kapasitas dan keterampilan dalam mendukung ketahanan keluarga dan lingkungan sosial masyarakat.
Wali Kota Riyanda juga menyampaikan apresiasi kepada Desa Bukik Gadang yang berhasil mewakili Sawahlunto pada penilaian tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut.
Menurut dia, capaian itu menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat dan kader PKK dalam menjalankan program pemberdayaan yang memberi dampak langsung bagi lingkungan sekitar.
Penilaian tersebut, lanjut dia, menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan implementasi program PKK agar semakin produktif, adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pewarta: Yudha Ahada
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
