Logo Header Antaranews Sumbar

Kemenhaj: Calon haji Gelombang II diterbangkan langsung menuju Jeddah

Kamis, 7 Mei 2026 15:20 WIB
Image Print
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki saat diwawancarai di Kota Padang. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kota Padang (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) menyebutkan seluruh calon haji Embarkasi Padang Gelombang II diterbangkan langsung dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Jeddah, Arab Saudi.

"Pada gelombang kedua, jamaah haji tidak lagi diterbangkan ke Madinah, melainkan langsung menuju Jeddah, yang kemudian melanjutkan perjalanan ke Makkah," kata Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki di Kota Padang, Kamis.

M. Rifki yang juga Ketua PPIH Embarkasi Padang mengatakan pada Gelombang I seluruh calon haji asal Sumbar maupun Provinsi Bengkulu diterbangkan dari Bandara Internasional Minangkabau di Kabupaten Padang Pariaman menuju Madinah.

Ia menyebutkan Kelompok Terbang (Kloter) 12 telah berangkat ke Tanah Suci pada Kamis (7/5) dini hari pukul 03.40 WIB dan dijadwalkan tiba di Jeddah pukul 08.30 waktu setempat. Kloter ini merupakan tahapan kedua setelah sebelumnya PPIH berhasil menuntaskan pemberangkatan jamaah calon haji Gelombang I.

"Memasuki gelombang kedua, pola pergerakan jamaah berbeda dari sebelumnya. Sebab setibanya di Jeddah, jamaah akan langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib," ujar dia.

Kloter 12 merupakan gabungan jamaah calon haji asal Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai, dengan total 392 calon haji. Mereka akan berangkat menggunakan Boeing 777 Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 35012.

Rincian jamaah yakni 178 orang dari Kota Padang, 54 orang dari Kota Sawahlunto, 154 calon haji asal Kabupaten Limapuluh Kota, dan dua orang dari Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selain itu juga terdapat empat orang PPIH kloter dan satu petugas haji daerah.

Seharusnya, kata dia, Kloter 12 akan memberangkatkan 393 calon haji. Namun satu orang atas nama Aluma Asril terpaksa menunda keberangkatannya ke Tanah Suci karena harus dirujuk ke RSUP Dr M Djamil Padang.

Ia menambahkan penyelenggaraan haji 2026 tetap mengedepankan layanan berbasis kebutuhan jamaah, khususnya kelompok prioritas. Melalui tagline "Ramah lansia, Disabilitas dan Perempuan", Kemenhaj memastikan layanan lebih sederhana dan mudah diakses terutama bagi jamaah lansia dan risiko tinggi (risti).



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026