Logo Header Antaranews Sumbar

Wawako Pariaman sebut perempuan penentu kualitas generasi bangsa

Jumat, 24 April 2026 14:04 WIB
Image Print
Wawako Pariaman, Sumbar Mulyadi. Antara/HO-Diskominfo Pariaman 

Pariaman (ANTARA) - Wakil Wali Kota (Wawako) Pariaman, Sumatera Barat Mulyadi menegaskan kecerdasan dan karakter kuat yang dimiliki perempuan merupakan modal utama dalam melahirkan generasi bangsa yang berkualitas mengingat peran perempuan sebagai sekolah pertama atau 'madrasatul ula' bagi anak-anaknya.

"Perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya (madrasatul ula). Oleh karena itu, kecerdasan dan karakter yang kuat adalah modal utama bagi perempuan untuk melahirkan generasi bangsa yang berkualitas,” kata Mulyadi di Pariaman.

Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Seminar dan Parade Busana Kebaya Tradisional Klasik dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026 yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pariaman di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (23/4).

Ia mengatakan Pemerintah Kota Pariaman terus mendorong para perempuan di daerah itu untuk tidak berhenti belajar agar menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan mandiri secara intelektual.

Hal tersebut menurutnya kecerdasan yang dimiliki oleh sang ibu atau perempuan dapat meningkatkan kualitas kecerdasan anaknya sehingga terbentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Apalagi, lanjutnya di era digital saat ini peran perempuan telah bertransformasi secara luar biasa menjadi sosok Kartini modern yang tidak hanya menjadi pilar keluarga, tetapi juga penggerak ekonomi, pemimpin di pemerintahan, hingga inovator dalam berbagai hal.

Mulyadi berharap organisasi wanita di bawah naungan GOW dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengentaskan permasalahan sosial serta aktif dalam sektor ekonomi kreatif guna meningkatkan martabat dan kesejahteraan keluarga.

“Peringatan Hari Kartini tahun ini mengusung tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman, yakni 'Menjadi Perempuan Cerdas dan Berkarakter'," katanya.

Oleh karena itu ia apresiasi GOW Kota Pariaman kerena telah menginisiasi kegiatan tersebut yang diharapkan dapat meningkatkan semangat kaum perempuan untuk terus belajar agar menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan mandiri secara intelektual.

Sementara itu, Ketua GOW Kota Pariaman, Ny. Dina Mulyadi menyebutkan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial namun merupakan momen pengingat bagi perempuan untuk terus berdaya di era digital.

"Tugas kita saat ini adalah meneruskan paradigma Kartini secara riil melalui program kerja nyata," ujarnya .

Menurutnya perempuan tidak lagi hanya dipandang sebagai 'tiang rumah tangga', tetapi juga sebagai pilar kemajuan bangsa. Perempuan cerdas, lanjutnya harus mampu memfilter informasi atau memiliki kemampuan literasi digital dan menjadi teladan bagi keluarga serta lingkungan sekitar.

Selain seminar, acara tersebut juga dimeriahkan dengan Parade Busana Kebaya Tradisional Klasik sebagai upaya melestarikan nilai-nilai budaya sekaligus memperkuat identitas perempuan Indonesia yang anggun namun tetap kuat dan berkarakter.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026