Logo Header Antaranews Sumbar

Nova sebut ada sanksi pemain timnas terlibat keributan di EPA U-20

Senin, 20 April 2026 13:37 WIB
Image Print
Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia U-20 mengikuti sesi latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (22/1/2025). Latihan tersebut digelar sebagai persiapan turnamen internasional Mandiri U20 Challenge Series 2025 yang diikuti Indonesia, Suriah, Yordania dan India pada 24-30 Januari mendatang di Sidoarjo. ANTARA FOTO/Umarul F9c (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-20 Nova Arianto mengatakan akan ada konsekuensi berupa sanksi bagi pemain Tim Nasional Indonesia U-20 yang terbukti terlibat dalam keributan usai pertandingan di Elite Pro Academy (EPA) U-20.

"Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat (dalam keributan) pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," kata Nova Arianto melalui media sosialnya yang dikutip di Jakarta, Senin.

Ia menyampaikan hal itu menanggapi peristiwa keributan yang terjadi seusai pertandingan EPA U-20 antara Dewa United U-20 melawan Bhayangkara FC U-20 di Stadion Citarum, Minggu (19/4).

Dalam pertandingan tersebut, Dewa United U-20 berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1. Namun, suasana pertandingan yang awalnya kompetitif berubah menjadi panas setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Para pemain dari kedua tim terlihat terlibat dalam aksi dorong-dorongan yang kemudian berkembang menjadi keributan.

Beberapa pemain bahkan menunjukkan tindakan agresif, termasuk tendangan yang dinilai berbahaya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemain Bhayangkara FC U-20 sekaligus eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga, yang terlihat menendang pemain Dewa United dalam insiden tersebut.

Nova mengaku sangat menyayangkan terjadinya insiden tersebut, terlebih karena melibatkan pemain muda yang seharusnya masih dalam tahap pembinaan karakter dan mental bertanding.

"Pastinya apa pun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk dicontoh pemain lainnya," katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan masih melakukan penelusuran untuk mengetahui secara pasti kronologi serta penyebab terjadinya keributan tersebut. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengidentifikasi pemain yang terlibat langsung dalam insiden tersebut.

Ia menegaskan bahwa apabila ditemukan ada pemain tim nasional yang terlibat, maka sanksi akan diberikan sebagai bentuk pembinaan sekaligus efek jera agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Nova juga mengajak seluruh pemain untuk selalu menjaga sikap dan menjunjung tinggi sportivitas dalam kondisi apa pun di lapangan.

"Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026