Logo Header Antaranews Sumbar

Realisasi PAD Agam capai Rp57,24 miliar sampai awal April

Jumat, 17 April 2026 15:01 WIB
Image Print
Kepala Badan Pendapatan Daerah Agam Helton. ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat realisasi pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten itu mencapai Rp57,24 miliar dari Januari sampai 8 April 2026 dan terjadi surplus sebesar 6,12 persen dari target triwulan pertama.

"Alhamdulillah realisasi PAD Januari sampai 8 April 2026 mencapai Rp57,24 miliar," kata kepala Badan Pendapatan Daerah Agam Helton di Lubuk Basung, Jumat.

Ia mengatakan PAD Rp57,24 miliar itu berasal dari pajak daerah Rp19,17 miliar, retribusi daerah Rp24,26 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp12,30 miliar dan lain-lain PAD yang dah Rp1,49 miliar.

Realisasi ini, tambahnya mengalami surplus sebesar Rp6,12 persen dari target sampai triwulan pertama Januari-Maret yang ditetapkan sebesar 20 persen.

"Target PAD pada triwulan pertama ditetapkan sebesar Rp43,8 miliar," katanya.

Ia menambahkan target PAD sampai akhir April 2026 sebesar Rp58,44 miliar dengan rincian pajak daerah Rp25,35 miliar, retribusi daerah Rp26,79 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp3,78 miliar dan lain-lain PAD yang dah Rp2,50 miliar.

Ini suatu keberhasilan dalam pemungutan PAD dan bagi wajib pajak yang mencapai target, maka Bupati Agam akan memberi penghargaan.

"Penghargaan ini bakal diserahkan pada hari besar 17 Agustus 2026," katanya.

Ia mengakui target PAD pada 2026 sebesar Rp219,16 miliar berasal dari pajak daerah Rp95,08 miliar, retribusi daerah Rp100,47 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp14,20 miliar dan lain-lain PAD yang dah Rp9,40 miliar.

Badan Pendapatan Daerah Agam melakukan berbagai upaya agar target PAD tercapai nantinya. Upaya yang dilakukan berupa pemutakhiran data wajib pajak, digitalisasi pembayaran dan penyesuaian beberapa aturan atau regulasi di daerah terkait nilai objek pajak ada yang rendah dan ada juga tinggi.

Setelah itu melakukan pengawasan reklame yang dipasang di lapangan, sehingga reklame tidak membayar pajak langsung dibuka.

"Kita melakukan berbagai upaya dan strategi agar realisasi PAD pada 2026 tercapai nantinya," katanya .



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026