Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Agam lakukan berbagai upaya agar realisasi PAD tercapai

Selasa, 31 Maret 2026 17:35 WIB
Image Print
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Agam Elsi didampingi Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Agam Afri Hendra. ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan pemutakhiran data wajib pajak, digitalisasi pembayaran dan lainnya agar realisasi pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp219 miliar pada 2026 tercapai nantinya.

"Kita melakukan berbagai upaya dan strategi agar realisasi PAD pada 2026 tercapai nantinya," kata Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Agam Elsi didampingi Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Agam Afri Hendra di Lubuk Basung, Selasa

Ia mengatakan strategi yang dilakukan berupa memperbaharui atau pemutakhiran data wajib pajak bangun dengan menurunkan tim berjumlah 3-4 orang agar terjadi peningkatan wajib pajak.

Lalu penyesuaian beberapa aturan atau regulasi di daerah terkait nilai objek pajak ada yang rendah dan ada juga tinggi.

"Saat ini revisi rencana peraturan daerah (Perda) sedang disiapkan dan dalam waktu dekat bakal dibahas DPRD," katanya.

Ia menambahkan strategi lainnya berupa digitalisasi pembayaran pajak agar masyarakat tidak sulit untuk membayar dan tidak perlu datang ke kantor.

Melakukan pengawasan reklame yang dipasang di lapangan, sehingga reklame tidak membayar pajak langsung dibuka.

"Banyak pemilik meminta agar reklame tidak dibuka dan mereka mau membayar pajaknya," katanya.

Dengan strategi yang dilakukan, pihaknya optimistis PAD sebesar Rp219 miliar bakal tercapai nantinya, walaupun masyarakat korban bencana tidak ditagih atau tidak dibebani PBB-P2 yang sesuai kebijakan bupati.

Namun membutuhkan sinergi dan kerja keras seluruh perangkat daerah agar PAD dapat tercapai secara optimal.

Pada 2025, realisasi PAD Kabupaten Agam mencapai Rp202.703.826.277 atau 98,84 persen dari target Rp205.074.782.496.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026