
Rutan Padang buka kesempatan WBP Lebaran bareng keluarga

Padang (ANTARA) - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Padang, Sumatra Barat (Sumbar) membuka akses bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) agar bisa mengisi momentum Lebaran bersama keluarga masing-masing.
"Pada momentum Idul Fitri ini kami sengaja membuka layanan kunjungan agar warga binaan bisa berlebaran bersama keluarga masing-masing," kata Kepala Rutan Padang Mai Yudiansyah di Padang, Minggu.
Ia mengatakan layanan kunjungan itu sudah dibuka sejak Sabtu (21/3) usai pelaksanaan Shalat Ied, dan akan berkahir pada Selasa (24/3).
Lebih lanjut Mai menjelaskan dengan layanan itu keluarga bisa menjenguk anggota keluarganya yang sedang menjalani masa hukuman di Rutan Padang.
Selain bertemu secara langsung, mereka juga diberikan waktu untuk saling berinteraksi dan dibolehkan membawa makanan dan minuman khas Lebaran.
"Setiap narapidana kami berikan waktu bertemu dengan keluarga setengah jam, satu warga binaan hanya boleh dijenguk maksimal oleh lima keluarga inti yang dibuktikan dengan kartu keluarga," jelasnya.
Mai menerangkan untuk memfasilitasi pertemuan di momen Lebaran itu Rutan Padang menyediakan lokasi khusus yang bisa dijadikan oleh warga binaan untuk bercengkrama dengan keluarganya.
"Semoga layanan ini bisa mengobati kerinduan warga binaan terhadap keluarganya karena tidak bisa Lebaran di rumah," katanya.
Ia menyebutkan secara teknis kunjungan dibagi ke dalam dua sesi setiap harinya, sesi pertama dari pukul 09.00-12.00 WIB, sedangkan sesi kedua pukul 14.00-16.00 WIB.
"Pembukaan akses layanan ini tidak semerta-merta membuat Rutan Padang melemahkan fungsi pengawasan dan aspek keamanan, sebaliknya pengamanan lebih kami tingkatkan," jelasnya.
Ia mengatakan demi memperkuat pengamanan Rutan Padang menambah personel jaga, dan berkoordinasi dengan personel Kepolisian serta TNI.
Untuk diketahui saat ini Rutan Padang memiliki penghuni sebanyak 957 orang terdiri dari narapidana dan tahanan, mayoritasnya adalah muslim.
Pewarta: Fathul Abdi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
