Logo Header Antaranews Sumbar

BGN Pasaman Barat tegaskan tidak ada pemotongan anggaran MBG

Selasa, 3 Maret 2026 16:38 WIB
Image Print
Relawan SPPG Polres Pasaman Barat saat mengantarkan omprengan MBG dari sekolah ke dapur untuk dibersihkan. ANTARA/Altas Maulana.

Simpang Empat (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menegaskan tidak ada pemotongan anggaran untuk menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.

"Dari lima SPPG yang ada, tidak ada pemotongan anggaran. Pembelian menu MBG sesuai tarif yang sesuai aturan," kata Koordinator Wilayah BGN Pasaman Barat Putri Geo Anggriani di Simpang Empat, Selasa.

Menurutnya, tarif MBG tetap sesuai ketentuan yakni Rp10.000 untuk siswa kelas 4 SD ke atas serta untuk ibu hamil dan menyusui. Lalu Rp8.000 untuk balita hingga siswa kelas 3 SD.

"Mengenai porsi, setiap menu telah melalui perhitungan cermat oleh Ahli Gizi SPPG. Setiap takaran sudah disesuaikan dengan kebutuhan gizi harian sasaran, sehingga tidak asal dalam penyajiannya," kata Putri Geo Anggriani.

Selain itu, lanjutnya, untuk kebersihan SPPG pastinya kesehatan bermula dari dapur yang bersih. Seluruh tim SPPG di Pasaman Barat, menurutnya, menjalankan tanggung jawab mereka dengan standar kebersihan yang ketat.

"Bagi kami, tempat yang higienis adalah pfondasi utama dalam menyajikan makanan sehat bagi penerima manfaat," ucapnya.

Meskipun begitu pihaknya sangat menghargai setiap masukan dan keluhan dari masyarakat.

"Kami menerima kritik dengan tangan terbuka sebagai bahan evaluasi agar pelayanan kami terus meningkat. Tujuan akhir kami tetap sama, yakni memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Karena MBG bukan sekadar urusan kenyang, tapi investasi untuk tumbuh kembang," sebutnya.

Di Pasaman Barat, BGN mencatat 12.573 orang telah menerima manfaat Program MBG dengan sasaran terdiri dari ibu hamil menyusui, balita, peserta didik, dan tenaga kerja didik.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026