
Sekolah terdampak bencana maksimalkan kegiatan keagamaan saat Ramadhan

Kabupaten Agam (ANTARA) - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang turut terdampak bencana banjir bandang di akhir November 2025 memaksimalkan kegiatan keagamaan selama bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
"Ada beberapa kegiatan keagamaan yang kita lakukan saat masuk sekolah di bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah," kata Kepala SMP Negeri 1 Malalak Haris Pratama di Kabupaten Agam, Senin.
Sebelum memulai proses belajar mengajar para siswa terlebih dahulu melaksanakan Shalat Duha. Selepas itu, peserta didik melaksanakan tadarus atau baca Al Quran selama 30 menit. Kemudian, pemberian materi shalat wajib dan shalat jenazah.
"Anak didik juga melaksanakan tahfiz dan diakhiri Shalat Zuhur berjamaah," ujarnya.
Selain fokus pada kegiatan-kegiatan keagamaan, pihak sekolah juga tetap memberikan materi ajar seperti biasanya. Bahkan, khusus peserta didik kelas IX mendapatkan materi khusus berupa simulasi tes kemampuan akademik.
Simulasi tes kemampuan akademik ini ditujukan untuk memperkaya bekal anak didik saat mendaftar ke sekolah menengah atas (SMA) sederajat. Harapannya, legalitas ini menjadi nilai tambah bagi siswa agar bisa diterima di sekolah unggul.
Pihak sekolah mencatat terdapat tujuh anak didik yang ikut terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Malalak di akhir November 2025. Selain itu, juga terdapat satu orang guru yang ikut terdampak.
Sementara itu, salah seorang siswa kelas IX SMP Negeri 1 Malalak, Syarifa mengaku senang dan antusias mengikuti pelajaran pada bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
"Senang karena ada banyak teman-teman," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sekolah terdampak bencana maksimalkan kegiatan keagamaan saat Ramadhan
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
