Logo Header Antaranews Sumbar

Cegah anemia defisiensi besi dengan asupan gizi

Kamis, 8 Januari 2026 20:54 WIB
Image Print
Dokter spesialis gizi klinik Dr. dr. Luciana Sutanto, MS. SpGK (K) menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi mencegah anemia dalam diskusi kesehatan bersama Danone SN Indonesia, di Jakarta, Kamis (8/1/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

Presiden Indonesian Nutrition Association (INA) itu juga mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam menyerap informasi seputar pola makan sehat yang kini semakin beragam.

Menurut dia, dalam menerapkan pemenuhan gizi bisa merujuk pada Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan, di tengah maraknya informasi mengenai pola makan namun belum tentu benar. Pedoman tersebut telah mengatur kebutuhan nutrisi untuk berbagai kelompok, termasuk ibu hamil, perempuan dewasa, dan anak-anak.

 

"Marilah kita mengacu kepada pedoman makan yang sehat ini dan bersama-sama mensosialisasikan karena banyak sekali informasi yang benar-benar menggiring ke arah yang tidak sehat," kata Luciana.

Luciana menekankan penting untuk memilih makanan yang banyak mengandung zat besi untuk mencegah anemia, seperti hati ayam, daging yang sejak lama dikenal sebagai makanan kaya zat besi.

Namun, seiring perubahan gaya hidup, Luciana menilai makanan komersial yang telah diperkaya zat besi juga dapat menjadi pilihan dimanfaatkan sebagai solusi praktis, selama tetap dipilih secara cermat.

Dia juga mengingatkan untuk mengonsumsi vitamin yang dapat mendukung penyerapan zat besi di dalam tubuh, salah satunya vitamin C.

 

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Anemia defisiensi besi bisa dicegah dengan memperhatikan asupan gizi

 



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026