
Polres Pasbar Operasi Zebra Bagi Pengendara

Simpang Ampek, (Antara) - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat mulai melakukan operasi zebra untuk pengamanan tertib lalu-lintas di daerah itu. "Gelar pasukan operasi zebra telah kami lakukan dengan menurunkan 200 orang personil. Mudah-mudahan operasi tertib lalu-lintas ini bisa berjalan lancar," kata Kapolres Pasbar, AKBP Sofyan Hidayat di Simpang Ampek, Jumat. Ia menambahkan, dalam operasi zebra itu pihaknya melalui satuan lalu-lintas akan melakukan tindakan cipta kondisi dengan melakukan pendekatan preventif kepada pengendara. "Kami mengharapkan, kesadaran tertib lalu-lintas itu datang dari si pengandara itu sendiri. Jika sudah dinasehati dan juga terus melanggar maka akan ditindak sesuai dengan kesaalahannya," katanya. Menurut dia, Pasbar merupakan salah satu kabupaten yang memiliki tingkat kecelakan yang tinggi di Sumbar. Tercatat hingga Oktober 2013 kecelakan lalu-lintas mencapai 120 kasus. Dengan 75 orang meninggal dunia, luka berat 69 orang dan luka ringan 82 orang. "Kecalakaan itu didominasi oleh kalangan pelajar atau berumur dari 11-20 tahun dengan jumlah 95 orang," tambahnya. Untuk itu, kata dia, peran orang tua sangat diharapkan dalam memberikan pembinaan bagi anak-anaknya. Kalau perlu anak-anak yang belum cukup umur jangan dibelikan sepeda motor. "Peran orang tua sangat penting karena pada umumnya kecelakaan lalu-lintas didominasi oleh kalangan pelajar. Padahal dalam aturan pelajar yang belum cukup umur belum bisa memperoleh surat izin mengendara (SIM)," tambahnya. Kepada orang tua, katanya, hendaknya membudayakan kembali menggunakan sepeda angin bagi anak-anaknya. Tidak saja membuat anak sehat tetapi juga membuat meningkatkan kedispilinan. Dengan bersepeda, katanya, anak-anak bisa mengatur waktu berapa lama dia pergi dari rumahnya ke sekolah sehingga dia bisa bangun tidur lebih cepat. Hal itu tentunya bisa meningkatkan disiplin memanfaatkan waktu. (*/aml)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
