Payakumbuh (ANTARA) - Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, melepas ribuan peserta Jalan Sehat Kerukunan yang digelar Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Payakumbuh, dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Sabtu, (16/08)
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenag dan FKUB Kota Payakumbuh menyelenggarakan kegiatan positif yang memadukan kesehatan, kebersamaan, dan nilai-nilai kerukunan.
“Jalan sehat ini bukan sekadar aktivitas fisik, tapi simbol persatuan kita. Di usia ke-80 Republik Indonesia, mari kita jadikan momentum ini guna mempererat tali silaturahim antar elemen masyarakat,” ujarnya.
Jalan Sehat yang digelar di GOR Nan Ompek Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu pagi tersebut, dihadiri oleh warga lintas agama dan komunitas, ini menegaskan semangat persatuan dalam kebhinnekaan.
“Ini merupakan bukti nyata bahwa masyarakat Kota Payakumbuh sangat toleransi dan cinta damai,” ujarnya.
Elzadaswarman berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat meningkatkan silaturahim dan menumbuhkan semangat kebersamaan antar umat beragama.
“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan silaturahim kita semua, sehingga toleransi dan kerukunan umat beragama dapat terpelihara dengan baik di Kota Payakumbuh,” harapnya.
Lebih lanjut beliau mengatakan, jalan sehat kerukunan merupakan momentum peringatan HUT RI dan menjadi pengingat bagi semua untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan. Melalui jalan sehat, kita tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mempererat silaturahim,” tutupnya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh, Hendri Yazid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menguatkan moderasi beragama dan semangat gotong royong.
“Peserta berasal dari berbagai ormas keagamaan, masyarakat, hingga pelajar. Ini wujud nyata bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersatu dalam merayakan kemerdekaan,” jelasnya.
Rute jalan sehat sepanjang lebih kurang 10 kilometer itu akan melintasi jalur dari separuh jalan di sepanjang pinggiran batang agam.
Terlihat suasana jalan sehat berlangsung dengan ceria dan penuh keakraban yang mendominasi acara, dan peserta jalan sehat mengenakan atribut merah-putih.
“Acara seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersamaan kita. Saya ikut bersama teman-teman dari lintas iman, rasanya hangat dan penuh kekeluargaan,” ujar Ida, salah seorang peserta jalan sehat.
