Warga Air Bangis Pasbar dukung tambang biji besi PT GMK

id tambang biji besi PT GMK,Air Bangis Pasbar,Berita pasbar,Berita sumbar

Warga Air Bangis Pasbar dukung tambang biji besi PT GMK

Lokasi tambang biji besi yang dilakukan oleh PT GMK di Jorong Ranah Panantian Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Pasaman Barat mendapat dukungan dari masyarakat karena memberdayakan pekerja lokal. (Antara/Altas Maulana). 

Simpang Empat (ANTARA) - Warga Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mendukung adanya investasi perusahaan biji besi PT Gamindra Mitra Kesuma (GMK) di daerah itu dengan memprioritaskan pekerja lokal yang ada.

Salah seorang pekerja lokal yang menjabat sebagai koordinator security dari Pulau Panjang Air Bangis, Halilintar, Senin, mengatakan sangat bersyukur dengan adanya tambang biji besi itu.

"Selama ini saya menganggur dan dengan adanya tambang ini saya bisa bekerja sejak satu tahun ini. Hubungan sosial dengan pekerja asingpun sangat baik sejauh ini," katanya.

Pekerja lainnya David yang berasal dari Air Bangis mengatakan dia bekerja sudah satu tahun sebagai survei pemetaan dan sangat membantu karena selama ini pekerjaannya tidak menentu.

Menurutnya gaji yang diterima tidak pernah terlambat dan di atas UMR yakni Rp5 juta ditambah uang makan dan memperoleh BPJS.

"Sangat mencukupi untuk membiayai keluarga dan bisa menabung. Manfaat adanya tambang ini sangat terasa," ujarnya.

Sementara itu warga Ranah Panantian Jumadi yang bekerja sebagai pengawas mengatakan sangat bersyukur dengan adanya investasi tambang biji besi ini.

"Dari segi ekonomi warga bisa bekerja di perusahaan dan menambah penghasilan. Dari segi pendidikan perusahaan cukup membantu sekolah yang ada," katanya.

Ikuti Survei Kesadaran Merek ANTARA: Klik Disini

Kemudian, katanya, dengan adanya tambang biji besi itu membuat Jorong Ranah Panantian semakin terbuka karena akses jalan mulai dibangun ke kampung mereka sebab daerah itu merupakan salah satu daerah terisolir.

"Mudah-mudahan keberadaan tambang biji besi ini bisa membuat ekonomi masyarakat membaik dan akses menuju Ranah Panantian semakin terbuka dan membaik," harapnya.

Selain warga yang mendukung investasi tambang biji besi itu, Badan Permusyawaratan (Bamus) Nagari Air Bangis, Nagari Air Bangis, Kerapatan Adat Nagari (KAN) Air Bangis juga memberikan dukungan kepada PT GMK berinvestasi di daerah itu yang dituangkan dalam bentuk surat dukungan dan tanda tangan.

Sementara itu Kepala Teknik Tambang PT GMK Alamsyah menegaskan pihaknya memprioritaskan pekerja lokal dalam usaha tambang biji besi yang ada di Jorong Ranah Panantian Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat sebagai upaya memberikan lapangan pekerjaan bagi warga sekitarnya.

"Kearifan lokal dengan merekrut warga Air Bangis sekitarnya menjadi prioritas bagi kami. Tentu sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing," katanya.

Menurutnya saat ini ada sekitar 112 orang pekerja lokal Sumbar yang ada dan 70 orang dari Air Bangis sekitarnya serta 24 orang tenaga asing dari China.

Pekerja lokal itu ada yang dari Air Bangis, Pulau Panjang, Poros, Ranah Panantian, Ujung Gading dan daerah lainnya di Sumbar.

Mereka ada yang bekerja sebagai survei, pemetaan, administrasi, supir, operator alat berat, logistik dan keamanan atau security.

"Memberdayakan pekerja lokal sesuai kemampuannya merupakan salah satu komitmen kami untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitarnya," katanya.

Ke depannya jumlah pekerja akan ditambah sesuai kebutuhan kalau sudah masuk tahap produksi.

"Kami juga terus melatih mereka, jika mampu maka akan dipekerjakan ke posisi yang lebih tinggi," katanya.

Pihaknya membuka seluas-luasnya peluang bagi pekerja lokal yang ada. Terpenting sekali, katanya memiliki atitude atau sikap kepribadian baik, skil dan kemauan bekerja dan ingin maju.

"Jika ketiga itu ada maka akan kami terima dan akan kami latih sehingga mereka memiliki integritas dan skil dalam bekerja," katanya.

Untuk gaji pekerja juga diberikan di atas UMR yang ada disertai dengan uang makan dan BPJS. ***1***