Seluruh warga binaan Lapas IIB Lubukbasung Agam divaksinasi

id berita agam,berita sumbar,vaksin

Seluruh warga binaan Lapas IIB Lubukbasung Agam divaksinasi

Pemberian vaksinasi bagi warga binaan Lapas Kelas IIB Lubukbasung, Kamis (23/9). (Antarasumbar/Yusrizal)

Kita menargetkan warga binaan yang divaksin sekitar 250 orang,
Lubuk Basung (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan vaksinasi bagi 296 warga binaan, Kamis, dalam meningkatkan kekebalan tubuh untuk mencegah penularan COVID-19 di Lapas itu.

Kepala Lapas Kelas IIB Lubukbasung, Suroto di Lubukbasung, Kamis, mengatakan pemberian vaksin itu bekerjasama dengan Polres Agam dan Dinkes Agam.

"Kita menargetkan warga binaan yang divaksin sekitar 250 orang," katanya.

Ia mengatakan, pemberian vaksin itu merupakan yang kedua kalinya, karena sebelumnya vaksin pertama telah diberikan.

Pada vaksin pertama, tambahnya sebanyak 250 warga binaan yang telah divaksin dan sisanya ditunda akibat sakit

"Apabila ada dampak warga binaaan setelah divaksin, kita akan mengobati atau membawa ke Puskesmas Manggopoh," katanya.

Sementara Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan menambahkan pemberian vaksin itu melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Manggopoh dan Puskesmas Bawan.

"Pemberian vaksin masih berlanjut dengan vaksin jenis Astrazeneca sebanyak 250 dosis dan Sinovac 46 dosis," katanya.

Ia mengakui, vaksinasi itu untuk mendukung program pemerintah agar seluruh masyarakat divaksin dalam meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga kasus berkurang di wilayah hukum Polres itu.

Khusus di Agam, tambahnya pemberian vaksinasi masih peringkat bawah di kabupaten dan kota di Sumbar hanya sekitar delapan pasen dari sasaran.

"Sasaran di wilayah hukum Polres Agam 187 ribu orang dan baru divaksinasi 24 ribu orang," katanya.

Untuk meningkatkan warga yang divaskinasi, Polres Agam melakukan edukasi ke tokoh masyarakat, tokoh agama dan guru.

Selain itu, mencapai sasaran dengan cara jeput bola ke sekolah, pasar tradisional, Lapas dan lainnya.

"Sasaran vaksinasi tahanan, pelajar dan masyarakat umum. Namun sasaran utama seluruh pelajar SMP dan SMA," katanya.

Ia mengimbau masyarakat jangan takut divaksinasi dan jangan percaya berita bohong.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021