Mentawai Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Melalui Puskesmas Plus

id Mentawai Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Melalui Puskesmas Plus

Tuapejat, Sumbar, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui program Puskesmas Plus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Warta, di Tuapejat, Jumat, mengatakan secara umum program ini sudah masuk dalam perencanaan pembangunan daerah dan saat ini yang sudah dilakukan pembangunannya adalah Puskesmas Plus Sikabaluan.

"Untuk merealisasikan puskesmas plus ini, Pemerintah Mentawai sudah merelokasi satu puskesmas yaitu di Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara ke tempat yang lebih layak dan representatif," kata dia.

Dia menyebutkan, untuk pengoperasian puskesmas plus di Sikabaluan sudah dalam tahap proses pengadaan tenaga medis dan peralatan.

"Sampai saat ini prosesnya sudah sampai di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), dalam tahap perealisasian dan segala administrasinya juga sudah diupayakan," ujar dia.

Pemkab Mentawai akan menjalankan program puskesmas plus ini di empat kecamatan, di antaranya Siberut Utara, Siberut Selatan, Sipora Utara dan Pagai Utara Selatan karena kondisi geografis daerah yang luas dan minim sarana dan tingginya biaya transportasi di daerah kepulauan tersebut.

"Sebagai daerah kepulauan yang begitu luas kita membutuhkan sarana yang lebih maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama di bidang kesehatan," jelas dia.

Menurut dia, peningkatan pelayanan kesehatan tersebut dinilai sangat penting, sebab pelayanan kesehatan merupakan salah satu indikator tingkat kesejahteraan masyarakat.

"Untuk melaksanakannya kami sudah membuat perencanaan dan telah disampaikan ke Dinas Kesehatan Provinsi dan kami sangat berharap disampaikan ke pemerintah pusat sehingga pemerintah pusat dapat mendukung program ini dengan peningkatan fasilitas dan tenaga medis, karena untuk penambahan personel merupakan kebijakan pemerintah pusat," tutur dia. (**/lid)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar