Sembilan siswa SDN 01 BPA Bukittinggi lolos ke Final Lomba Nasional Kemendikbud bidang digital

id berita bukittinggi, berita sumbar,kihajar stem

Sembilan siswa SDN 01 BPA Bukittinggi lolos  ke Final Lomba Nasional Kemendikbud bidang digital

Aktivitas Kelas Digital di SDN 01 BPA Bukittinggi (Antara/HO-Dokumen Pribadi)

Bukittinggi (ANTARA) - SDN 01 Benteng Pasar Atas (BPA) Bukittinggi kembali mengulang jejak prestasi nasional dalam lomba Kihajar STEM Kemendikbud dengan meloloskan sembilan siswa berprestasi ke tahapan Final 2021.

"Ini sungguh luar biasa, tak tanggung-tanggung SDN 01 BPA berhasil mengutus sembilan orang siswanya yang tergabung dalam tiga tim, melangkah ke babak final ajang bergengsi Kemendikbud," kata Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, Kamis.

Ia menjelaskan, Kihajar STEM adalah wadah eksplorasi digital bagi siswa seluruh jenjang lewat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, pendayagunaan TIK, dan pendidikan karakter.

Wali Kota mendukung penuh dan berharap pada ajang Kihajar STEM kali ini, utusan dari Bukittinggi mampu meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama Bukittinggi di pentas nasional.

Sementara itu, Kepala SDN 01 BPA, Deswita mengatakan pada 2021 ini, sekolahnya berhasil meloloskan sembilan orang siswa terbaik setelah sebelumnya di 2020 mengirim lima orang siswa ke tahap final.

"Alhamdulillah sebelumnya di 2020 salah satu siswa kita atas nama Axel Alwi Sunca meraih juara harapan satu lomba video berbasis STEM dalam ajang Kihajar STEM 2020," kata Deswita.

Menurutnya, pada babak final Kihajar STEM 2021, peserta akan menjalani tiga babak penentuan yang diawali dengan Babak final tahap I dimulai pada 25 Juli hingga 8 Agustus 2021.

"Kesembilan siswa berprestasi itu adalah Axel Alwi Sunca, M. Daffa Abqori, Irham Chalid, Ibnu Rizky Aljauza, Ahmad Ihsan, Jihan Zahira Talita, Atiqah Rafifah Emilia, Aysha Humaira dan Raisha Alifia Meira," kata dia.

Ia mengatakan keberhasilan siswa-siswi ini tentunya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik dukungan dari pihak sekolah maupun orang tua yang selalu mau bekerja sama untuk kemajuan anak-anaknya dan komunikasi yang baik terjalin antara pihak sekolah dan orang tua.

“Ini semua juga tak lepas dari usaha keras guru pembimbing yang memang dasar ilmunya mengajar di kelas digital diantaranya Anggun Purnama Sari, Putri Mayadesti, Nesa Ghafi, Sylvia Fera Susanti, Suryanti Eka Putri dan Eko Febryan," kata dia.

Diketahui, SDN 01 BPA memiliki program unggulan berupa kelas digital, sekolah itu telah melakukan proses belajar mengajar memanfaatkan Teknologi Informasi dan sudah memasuki tahun keempat, dari pengalaman yang cukup mumpuni itulah siswa mencoba kemampuannya di ajang Kihajar STEM.

Untuk menghadapi babak final ini, Deswita juga memohon doa dan dukungan dari kalangan masyarakat Bukittinggi.

"Semoga anak-anak kita dapat meraih hasil terbaik di tingkat nasional, dan pendidikan di Bukittinggi semakin maju, terima kasih kepada Pemkot Bukittinggi melalui Dinas Pendidikan yang telah membantu kami selama ini," kata Deswita
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar