Logo Header Antaranews Sumbar

Pantai Gading dan Mesir Incar Tiket Kualifikasi Akhir

Kamis, 13 Juni 2013 18:56 WIB
Image Print

Johannesburg, (Antara/AFP) - Pantai Gading dan Mesir merupakan dua dari tujuh negara yang dapat lolos ke putaran akhir kualifikasi Piala Dunia zona Afrika pada akhir pekan ini. Kemenangan akan mengamankan keunggulan yang tidak terkejar lagi "Para Gajah" dan "Para Firaun" di puncak klasemen grup yang berisi empat tim, dan "Antelop-antelop Walya" dari Ethiopia serta "Elang-elang Kartago" Tunisia berada di situasi serupa. Di tengah berbagai permutasi, bahkan hasil imbang dapat cukup untuk Pantai Gading, Mesir, dan Tunisia tergantung pada hasil-hasil yang diraih para penantang terdekat, namun berbagi angka tidak akan membuat Ethiopia melaju. Hasil imbang di kandang bagi runner up Piala Afrika 2013 Burkina Faso juga sudah akan cukup bagi "Setan Merah" dari Kongo Brazzaville pada satu pertandingan terakhir pada kualifikasi putaran kedua. "Chipolopolo" (Peluru-peluru tembaga) dari Zambia dan "Rubah-rubah padang pasir" Aljazair merupakan negara-negara lain yang dapat lolor, namun mereka harus menang dan hasil pertandingan yang didapat tim-tim lain menguntungkan mereka. Di antara para unggulan teratas dari sepuluh grup, Burkina Faso bukan satu-satunya tim yang berada di bawah tekanan di mana kekalahan di Addis Ababa akan mengakhiri perjuangan tuan rumah Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Jika Ghana menderita kekalahan saat bertandang ke tim berperingkat lebih rendah Lesotho, perempat finalis 2010 juga akan tersingkir dari persaingan menuju Brazil seandainya Zambia mengalahkan Sudan. Kongo, yang diperkuat bek tengah bertubuh besar dari Queens Park Rangers Chris Samba, berada di wilayah yang tidak familiar setelah sempat mendekati kualifikasi akhir. "Para Setan" hanya mencetak dua gol dari empat pertandingan, meski klasemen Grup E memperlihatkan lima gol setelah mereka mendapat kemenangan 3-0 setelah Burkina Faso dihukum karena memainkan pemain tidak sah saat keduanya bermain imbang tanpa gol. Namun pertahanan tim Kongo yang dilatih pria Prancis Kamel Djabour belum tertembus selama 360 menit di liga mini, dan kiper veteran merangkap kapten Barel Mouko mengakui perubahan peran rekan-rekan setimnya. "Kami memulainya sebagai orang luar dan sejak itu menjadi tim untuk dikalahkan. Tim kami memiliki mental dan fisik yang solid dan menyenangkan untuk dapat mengendalikan nasib kami sendiri," kata pria Kongo itu. Jonathan Pitroipa, gelandang melebar yang berkompetisi di Prancis yang terpilih sebagai pemain terbaik Piala Afrika pada tahun ini, mencetak gol kemenangan di Niger akhir pekan silam saat Kongo dipaksa bermain imbang 0-0 di Gabon. Mesir, tujuh kali juara Eropa namun hanya dua kali menembus Piala Dunia, mengalahkan Zimbabwe 4-2 di grup G berkat hatrik Mohamed Salah dan mengunjungi Mozambik untuk menghadapi tim yang tertinggal enam gol dari Guinea. Bermain di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 24 tahun telah menjadi obsesi bagi pelatih asal AS Bob Bradley, dan ia memadukan bintang-bintang tua seperti gelandang Mohamed Abou Trika da pemain-pemain muda seperti Salah. Pemimpin Grup C Pantai Gading menghadapi tim peringkat kedua Tanzania di Dar Es Salaam dan menyambut kembalinya gelandang serang Arsenal Gervinho, yang absen akibat mendapat skorsing saat timnya menang 3-0 atas Gambia. Ethiopia, negara di mana para atlet cabang olahraga atletik yang memenangi medali emas Olimpiade telah mendominasi pemberitaan olahraga selama beberapa dekade, merupakan unggulan keempat di Grup A di bawah Afrika Selatan, Bostwana, dan Republik Afrika Tengah. Bagaimanapun, penampilan dan gol-gol reguler mereka dari Getaneh Kebede dan Salahdin Ahmed membuat mereka tidak terlihat sebagai tim peringkat empat setelah meraih tiga kemenangan, sekali seri, dan unggul dua angka atas Bafana-Bafana (Anak Muda). Setelah dua kali mengejar Sierra Leone untuk bermain imbang 2-2 di Freetown, Tunisia pergi ke Equatorial Guinea, yang menduduki posisi 11 pada peringkat FIFA Afrika pada Juni dipertanyakan setelah hanya meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan kualifikasi. Aljazair terlihat telah melupakan kehancuran pada Piala Afrika 2013 dan meraih kemenangan 3-1 di Benin, di mana Islam Silami mencetak dua gol sehingga ia total telah mencetak lima gol dan menjadi pencetak gol terbanyak di kualifikasi. Seandainya "Rubah-rubah padang pasir" berjaya di Rwanda dan Mali gagal mendapatkan nilai maksimal Grup H saat menjamu Benin, tim Afrika Utara itu akan mengunci peringkat pertama dengan masih menyisakan jadwal pertandingan. Zambia kemungkinan besar dapat mengalahkan Sudan, yang keberuntungannya memburuk secara dramatis sejak menembus perempat final Piala Afrika 2012, namun untuk lolos dari Grup D mereka memerlukan hasil yang sangat menguntungkan dari Lesotho yang mereka taklukkan 4-0 pada akhir pekan silam. Apapun selain kemenangan Lesotho atas Ghana di Maseru akan membuat Zambia menjauh dan dengan kapten sekaligus penyerang "Bintang-bintang Hitam" Asamoah Gyan kembali ke penampilan terbaiknya, sulit untuk membayangkan hasil lain selain kemenangan bagi tim tamu. Libya (Grup I) dan Senegal (Grup J) adalah dua tim pemuncak klasemen yang tidak dapat mengamankan tempat di putaran terakhir pada akhir pekan ini meski mereka mengalahkan Togo dan Liberia dan hasil-hasil pertandingan lain menguntungkan mereka. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026