DPPPA Solok adakan pelatihan kewirausahaan untuk perempuan kepala keluarga

id berita solok,berita sumbar,keluarga

DPPPA Solok adakan pelatihan kewirausahaan untuk perempuan kepala keluarga

Pelatihan kepala keluarga. (Antarasumbar/HO-Prokomp Kota Solok)

Serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, meningkatkan pengembangan usaha ekonomi bagi perempuan kepala keluarga,
Solok (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Solok, Sumatera Barat mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk perempuan kepala keluarga (Pekka) di kota itu.

Kepala DPPPA Solok, Delfianto di Solok, Selasa mengatakan tujuan pelatihan itu ialah untuk meningkatkan perbaikan pendapatan perempuan kepala keluarga.

"Serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, meningkatkan pengembangan usaha ekonomi bagi perempuan kepala keluarga," ujar dia.

Ia menyebutkan peserta kegiatan pelatihan tersebut sebanyak 30 orang yang terdiri atas perempuan kepala Kkeluarga di Kota Solok.

Selain itu, Ketua TP-PKK Kota Solok, Zulmiyetti Zul Elfian mengatakan perempuan kepala keluarga merupakan perempuan yang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan merupakan tulang punggung bagi keluarganya.

"Bukan berarti mereka single parent, tetapi bisa saja mereka memiliki suami namun suami mereka tidak mampu memberikan nafkah diakibatkan karena sakit yang permanen seperti stroke, lumpuh dan sebagainya dan juga suami tidak bekerja atau menganggur sehingga mereka harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," kata Zulmiyetti.

Ia mengatakan sebuah kenyataan yang dijumpai di tengah masyarakat saat ini ialah jumlah perempuan kepala keluarga cukup besar bahkan mencapai 50 persen diantaranya dari masyarakat kurang mampu dan dalam usia produktif (20-60 tahun).

"Mereka membutuhkan perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah,” ucap Zulmiyetti.

Secara Nasional Perempuan Kepala Keluarga yang digagas oleh Komisi Nasional (Komnas) perempuan bertujuan untuk memberdayakan perempuan kepala keluarga agar ikut berkontribusi dalam pembangunan di segala bidang sehingga terciptanya masyarakat sejahtera adil dan bermartabat.

“Untuk itu kita mesti merencanakan dan memprogramkan kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi ibu-ibu kepala keluarga dalam rangka memberdayakan mereka secara ekonomi sehingga diharapkan mereka mampu mandiri dan mencari penghasilan tambahan untuk menunjang ekonomi keluarga,” ujarnya.

Ia juga berharap kepada peserta pelatihan kewirausahaan untuk dapat mengikuti pelatihan itu dengan sungguh-sungguh sampai selesai.

Sehingga bisa menambah keterampilan dan meningkatkan perekonomian. Selain itu dengan belajar bersama dapat memberikan manfaat dan motivasi bagi ibu-ibu dalam berwirausaha.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar