Jelang Lebaran toko pakaian di Pasar Raya Solok ramai pembeli

id Berita solok, berita sumbar, pasar solok

Jelang Lebaran toko pakaian di Pasar Raya Solok ramai pembeli

Sejumlah pembeli di pasar raya Solok (Antara/Laila Syafarud)

Solok (ANTARA) - Toko pakaian di Pasar Raya Solok, Sumatera Barat ramai dikunjungi pembeli atau mulai mengalami peningkatan penjualan beberapa hari menjelang perayaan Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Alhamdulillah sejak kemarin hingga sekarang jumlah pembeli sudah mulai ramai," ujar salah seorang pedagang pakaian Uda Idhul (35) di Pasar Raya Solok, Sabtu.

Ia mengaku sempat pesimis tidak akan jual beli jelang Lebaran 1442 Hijriah. Hal itu disebabkan karena sepinya para pembeli yang berkunjung ke pasar selama Ramadhan.

"Sejak memasuki Ramadhan 1442 Hijriah tidak terlalu banyak pakaian yang terjual, bahkan omzet hanya Rp400 ribu hingga Rp600 ribu per hari. Hampir sama saja dengan Ramadhan tahun kemarin akibat pandemi COVID-19," kata dia.

Ia mengatakan sejak dua hari terakhir penjualan pakaian mulai meningkat, bahkan kemarin omzet hampir mencapai Rp1 juta per harinya. Ia berharap penjualan tersebut terus meningkat hingga beberapa hari ke depan.

Selain itu, Idhul menyebutkan jenis pakaian yang dijual di toko miliknya berupa baju koko, gamis untuk wanita, celana jin, dan beberapa pakaian lainnya.

"Kalau harga memang sedikit mengalami kenaikan dari biasanya, karena jumlah permintaan meningkat," ucapnya.

Pedagang lainnya Fatimah (24) juga mengatakan saat ini tingkat penjualan di toko jilbabnya juga mengalami peningkatan.

"Saya bersyukur beberapa hari terakhir sudah banyak jual beli," kata dia.

Imah menyebutkan jilbab yang dijualnya berupa jilbab kaus, jilbab persegi, dan beberapa baju muslim. "Saat ini harga jilbab naik dari biasanya, seperti jilbab persegi empat dari Rp30.000 jadi Rp35.000 kemudian jilbab kaus lebar dari Rp40.000 jadi Rp45.000," ucapnya.

Menurut dia kenaikan harga jilbab tersebut disebabkan karena saat ini jumlah permintaan di pasaran meningkat sedangkan stok terbatas.

Selain itu, salah seorang pengunjung pasar raya Solok Rahma Yenti (25) usai membeli baju lebaran mengatakan baju baru tersebut langsung dicuci dulu di rumahnya sebelum dipakai saat lebaran nanti.

"Untuk antisipasi saja, karena saat ini kita masih dalam suasana pandemi COVID-19. Jangan sampai gara-gara baju ini saya dan keluarga ikut tertular virus itu," kata dia.

Tidak hanya itu, saat berbelanja ke pasar Rahma juga tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Kalau ke pasar nggak lama-lama, hanya pergi membeli keperluan saja usai itu langsung pulang dan mandi," katanya.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar