Logo Header Antaranews Sumbar

Tangkap nelayan di Danau Maninjau "melimpah", harga ikan rinuak anjok dari Rp100 ribu menjadi Rp20 ribu

Rabu, 28 April 2021 17:09 WIB
Image Print
Nelayan Danau Maninjau sedang mencari ikan rinuak. (Antarasumbar/Yusrizal)
Harga ikan rinuak itu turun semenjak Januari 2021 seharga Rp60 ribu per kilogram dan pada Februari dengan harga Rp40 ribu per kilogram,

Lubukbasung (ANTARA) - Harga ikan rinuak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat turun dari Rp100 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram setelah hasil tangkapan nelayan di Danau Maninjau melimpah.


Salah seorang nelayan di Danau Maninjau, Epi (48) di Lubukbasung, Rabu, mengatakan harga ikan rinuak itu turun sekitar Rp80 ribu per kilogram ditingkat nelayan.


"Harga ikan rinuak itu turun semenjak Januari 2021 seharga Rp60 ribu per kilogram dan pada Februari dengan harga Rp40 ribu per kilogram," katanya.


Ia mengatakan, harga ikan rinuak itu turun semenjak ikan rinuak musim di Danau Maninjau, sehingga hasil tangkapan nelayan melimpah.


Biasanya, hasil tangkapan bapak dua anak itu hanya 0,5 kilogram per hari.


Kondisi itu terjadi semenjak Oktober 2020 sampai Januari 2021.


"Ikan rinuak tidak musim, namun harga ikan rinuak cukup tinggi Rp100 ribu per kilogram," katanya.


Sementara nelayan Danau Maninjau lainnya, Fauzi (45) menambahkan hasil tangkapan rinuak setiap hari mencapai lima sampai 15 kilogram per hari.


"Hasil tangkapan ikan rinuak itu terjadwal dua kali per hari pada pukul 06.00-07.00 WIB dan pukul 09.00-11.00 WIB," katanya.


Ikan rinuak itu untuk pesanan rumah tangga, pasar tradisional dan pesanan dari luar daerah.***1***



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026