Logo Header Antaranews Sumbar

Sapi peternak asal Balai Tangah dipilih jadi sapi kurban Presiden di Tanah Datar

Selasa, 12 Mei 2026 20:13 WIB
Image Print
Pemeriksaan sapi ternak calon kurban presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Tanah Datar oleh Dinas Pertanian setempat (Antara/HO) 

Batusangkar (ANTARA) - Sapi milik peternak asal Nagari (desa) Balai Tangah, Kecamatan Lintau Buo Utara dipilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Kabupaten Tanah Datar pada Idul Adha 1447 Hijriah.

"Sapi kurban tersebut berjenis simental dengan bobot mencapai 1,2 ton dengan harga sekitar Rp127 juta," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, Roki Martarika di Batusangkar Rabu, (12/5).

Dia mengatakan, sapi kurban itu nantinya akan dialokasikan ke Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Tarab dengan mekanisme penyaluran ditentukan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tanah Datar.

“Sapi kurban Presiden dialokasikan ke Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Tarab. Untuk mekanisme penyalurannya diatur oleh Bagian Kesra Setda Tanah Datar apa dan bagaimana kriterianya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban Presiden, sapi tersebut telah melalui pemeriksaan dan peninjauan langsung oleh dinas terkait guna memastikan kondisi kesehatan serta kelayakannya.

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sapi dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, pada Idul Adha tahun sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga membeli sapi kurban dari peternak lokal Tanah Datar, termasuk untuk kurban tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Pada tahun lalu, peternak Tanah Datar mendapatkan dua jatah sapi kurban Presiden, termasuk untuk Provinsi Sumatera Barat. Sementara tahun ini, sapi kurban Presiden untuk tingkat provinsi dibeli dari peternak asal Agam,” jelasnya.

Menurutnya, terpilihnya sapi asal Tanah Datar menjadi hewan kurban Presiden merupakan kebanggaan tersendiri bagi para peternak lokal dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas peternakan di daerah.

“Ini tentu menjadi sesuatu yang membanggakan bagi peternak kita dan juga motivasi bagi peternak lainnya untuk meningkatkan semangat dan kualitasnya,” ujar dia.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026