Dua remaja bersama pamannya ditangkap polisi di Pariaman karena diduga edarkan sabu

id berita pariaman,berita sumbar,sabu

Dua remaja bersama pamannya ditangkap polisi di Pariaman karena diduga edarkan sabu

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Pariaman, AKP Herit Syah sedang menasehati pelaku saat jumpa pers di Pariaman, Rabu. (Antarasumbar/Aadiaat M. S.)

Pada saat itu barangnya tidak ada sama dia,
Pariaman (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kota Pariaman, Sumatera Barat menangkap dua remaja RG (21) dan DS (23) yang merupakan anak dan paman atau saudara ayah karena diduga menjadi pengedar sabu yang ditangkap pada Sabtu (1/4) pukul 17.00 WIB.

"Kami dapat informasi terkait kedua pelaku ini dan kami jadikan target operasi," kata Kapolres Pariaman, AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kasat Resnarkoba Polres Pariaman, AKP Herit Syah saat jumpa pers di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan penangkapan kedua pelaku tersebut dilakukan dengan cara pihak kepolisian menyamar sebagai pembeli.

Pada saat penangkapan, lanjutnya pelaku mencoba mengarahkan polisi pada parkiran di salah satu rumah sakit swasta di Kota Pariaman untuk melakukan transaksi.

"Pada saat itu barangnya tidak ada sama dia, namun ternyata barang bukti berada pada temannya, dan yang bersangkutan pun mengaku barang bukti itu miliknya sehingga dilakukan penangkapan," katanya.

Ia menyampaikan dalam menjalankan aksinya pelaku menjalan perannya masing-masing yaitu satu bertemu dengan pembeli sedangkan satu lagi membawa barang yang akan dijual.

Ia mengungkapkan kedua pelaku tersebut memiliki hubungan kekeluargaan yaitu RG merupakan anak dari saudara laki-laki DS.

RG merupakan warga Kecamatan Pariaman Utara sedangkan DS warga Kecamatan Pariaman Tengah.

Kedua pelaku tersebut juga merupakan pemakai dari barang haram itu. Karena perbuatannya mereka harus menjalankan pemeriksaan di Kantor Polres Pariaman dan menjalankan hukuman.

Herit menyebutkan pasal yang ditujukan terhadap kedua tersangka tersebut yaitu Pasal 144 ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar