Logo Header Antaranews Sumbar

PTBA bantu bibit dan mesin kopi untuk hilirisasi perkebunan Sawahlunto

Selasa, 12 Mei 2026 16:19 WIB
Image Print
Pjs GM PTBA Ombilin Alman Syarif memanen kopi di Desa Balai Batu Sandaran Sawahlunto bersama Wawako Jeffry Hibatullah, PTBA ikut membantu pengembangan kebun kopi tersebut. (Antarasumbar/Yudha Ahada)

Sawahlunto (ANTARA) - PT Bukit Asam (PTBA) membantu hilirisasi perkebunan kopi yang dikelola petani di Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat dengan memberi bantuan bibit, pelatihan pembudidayaan, mesin pengolah kopi serta fasilitasi pemasaran.

General Manager PTBA Unit Pertambangan Ombilin Yulfaizon mengatakan pengembangan perkebunan kopi dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar karena tidak hanya bertumpu pada sektor budidaya, tetapi juga berkembang hingga pengolahan produk, usaha kreatif, dan sektor usaha turunan lainnya.

“Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui potensi lokal yang memiliki nilai tambah dan keberlanjutan,” kata Yulfaizon dihubungi dari Sawahlunto, Selasa.

Menurut dia, penguatan kopi yang ditanam dan dikelola masyarakat perlu dilakukan secara menyeluruh mulai dari peningkatan kapasitas budidaya, pengolahan pascapanen, hingga pengembangan hilirisasi usaha agar produk kopi masyarakat memiliki daya saing yang lebih kuat.

"Berdasarkan data program tanggung jawab sosial PTBA, dukungan yang diberikan antara lain berupa mesin pengolahan sangrai kopi, alat huller pengupas biji kopi kering, alat pembubuk kopi, hand sprayer, mesin potong rumput, serta sarana dan prasarana pembibitan kopi robusta," ujar dia merinci.

Selain itu, BUMN pertambangan batubara tersebut menyalurkan 10 ribu bibit kopi robusta kepada kelompok tani kopi di Sawahlunto untuk memperkuat pengembangan budidaya kopi yang lebih masif dan berkelanjutan.

PTBA turut memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan petani kopi di Tanjung Enim dan kegiatan studi banding ke Aceh serta Medan guna meningkatkan kemampuan petani dalam pengolahan dan pengembangan usaha kopi.

Di sektor hilirisasi, perusahaan membantu pengembangan usaha turunan berbasis kopi melalui dukungan peralatan dan mesin untuk coffee shop Cafe Arang di Sawahlunto.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyatakan pengembangan perkebunan kopi memiliki peluang besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus membuka ruang pertumbuhan usaha baru berbasis potensi lokal.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem usaha kopi yang berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Pengembangan kopi ini tidak hanya berkaitan dengan sektor pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif, pengolahan produk, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Menurut dia, pengembangan kopi tersebut juga berpotensi memperluas keterlibatan pelaku UMKM dan generasi muda dalam sektor ekonomi kreatif berbasis produk lokal.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026