
Delapan Siswa Tidak Lulus UN di Agam

Lubukbasung, Sumbar, (Antara) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan ada delapan siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK), tidak lulus ujian nasional (UN).Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam Isra mengatakan, kedelapan siswa ini berasal dari MAN Pulai Kecamatan Lubukbasung sebanyak dua orang, SMK 1 Ampek Nagari sebanyak dua orang, SMA Muhammadiyah Silaresh Aia Palembayan sebanyak dua orang, MAS MTI Pasi Palupuh sebanyak satu orang dan SMAN 1 Tilatang Kamang sebanyak satu orang."Sebagian siswa yang tidak lulus tersebut karena tidak mengikuti UN pada hari terakhir," kata Isra.Isra menambahkan, UN tahun 2013 jumlah peserta SMA dan MA sebanyak 3.734 orang dan SMK sebanyak 1.274 orang.Sedangkan SMA/MA berada pada peringkat sembilan dengan nilai rata-rata 5,89 dan SMK berada peringkat 14 dengan nilai rata-rata 23,66."Pada tahun 2012, SMA/MA berada pada peringkat 13 dan SMK berada pada peringkat 17," tegasnya.Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Fauzir mengatakan, ini bentuk kemajuan pada UN sebelumnya."Kita cukup berbanga peringkat Agam naik dari tahun sebelumnya," tambahnya.Lebih jauh dia mengatakan, siswa dilarang untuk kebut-kebutan dan mencoret baju seragam saat merayakan keberhasilan. Ini merupakan perbuatan berisiko dan mubazir. Sebaiknya pakaian ini disumbangkan kepada orang yang membutuhkan.Sebelumnya, Disdikpora Kabupaten Agam meminta kepala sekolah agar melarang anak mereka mencoret baju seragam. (ari)
Pewarta: Inter
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
