Pemkot Padang Panjang-BNI kerja sama e-PBB dan luncurkan kartu tap cash

id BNI, tap cash, pemkot, fadly amran

Pemkot Padang Panjang-BNI kerja sama e-PBB dan luncurkan kartu tap cash

Wali Kota Fadly Amran (dua dari kiri) dan Wakil Pemimpin BNI Wilayah Padang Firmansyah memperlihatkan kartu Tap Cash. Hal ini usai penandatangan nota kerja sama antara Pemkot Padang Panjang dengan BNI Kantor Cabang Bukittinggi. (Antara/Fira)

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang dan Bank Negara Indonesia (BNI) menandatangani perjanjian kerja sama pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui jasa BNI mobile banking dan launching kartu Tap Cash untuk berbagai pembayaran.

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Kepala BPKD DR. Winarno, SE ME bersama Pimpinan Cabang BNI Bukittinggi Zulfebriansyah SH,SE MH, di Hall Lantai III Balaikota Padang Panjang, Selasa.

Turut menyaksikan, Walikota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Wakil Pimpinan BNI Wilayah Padang Firmansyah, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wako Fadly Amran menyampaikan, perjanjian kerjasama yang dilaksanakan ialah gerakan menuju cashless society yang merupakan bagian dari gerakan Smart City.

"Untuk dinas-dinas yang bisa kita konversikan ke Cashless mohon disegerakan," kata Wako.

Wako mengajak OPD memanfaatkan pembayaran lewat kartu Tap Cash yang secara khusus didesain dengan nuansa Kota Padang Panjang.

"Kota Padang Panjang diharapkan menjadi pioneer gerakan Cashless, kita saat ini berpacu dengan teknologi," ungkap Wako.

Fadly meminta OPD dan sejumlah unit pelayanan harus berani memulai cashless, seperti Disporapar, Dinas Pendidikan Kebudayaan, dan OPD yang memang bersentuhan dengan pembayaran. " Smart City itu hendaknya bisa dirasakan," katanya.

Wakil Pimpinan BNI Wilayah Padang Firmansyah menyampaikan, kerja sama e-PBB dan launching kartu Tap Cash merupakan terobosan yang baik untuk menjadikan Kota Padang Panjang Cashless Society.

Dikatakan Firmansyah, Sumatera Barat umumnya dan Kota Padang Panjang khususnya berpeluang untuk maju pesat.

Hal itu karena dimulainya pembangunan Tol Trans Sumatera. Para pelancong dari berbagai daerah seperti Pekanbaru akan menjadikan Sumbar sebagai tujuan.

"Tentunya kondisi ini harus dibarengi dengan masyarakat yang melek teknologi, memanfaatkan peluang dan memanfaatkan pembayaran cashless. Sumbar harus siap dengan perubahan, karena kedepan ,berbagai pembayaran akan mengarah kesitu," ungkapnya.

Kepala Cabang Pembantu BNI Padang Panjang Reno Sibiranti mengatakan, masyarakat bisa membeli kartu Tap Cash di BNI cabang pembantu dengan harga Rp.30.000,-. Setelah itu saldo diisi di BNI.

"Saat ini, di kota Padang Panjang pelayanan masih di Bank BNI. Ini akan terus dikembangkan agar bisa melayani masyarakat di sejumlah lokasi di Kota Padang Panjang," katanya.

Beberapa pelaku usaha yang sudah menggunakan layanan pembayaran Tap Cash di Kota Padang Panjang yaitu Rumah Makan Pak Datuak, Sate Mak Syukur, Maju Cake and Bakery, Maju MBL AB Mart, Dabie Cafe, Tiki Tjimpago, dan Paris Swalayan.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar