Logo Header Antaranews Sumbar

Pasien sembuh dari COVID-19 Kota Solok bertambah 32 orang

Kamis, 29 Oktober 2020 14:23 WIB
Image Print
Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim. (AntaraSumbar/Laila Syafarud)
Hari ini berdasarkan laporan hasil pemeriksaan sampel dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang ada 32 orang dinyatakan sembuh COVID-19

Solok (ANTARA) - Jumlah pasien sembuh dari Corona Virus Disaese (COVID-19) bertambah menjadi 219 setelah 32 orang dinyatakan sembuh dari virus tersebut di Kota Solok, Sumatera Barat (Sumbar).

"Hari ini berdasarkan laporan hasil pemeriksaan sampel dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang ada 32 orang dinyatakan sembuh COVID-19," kata Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim di Solok, Kamis.

Selain itu, ia mengatakan juga terdapat dua kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru yakni sepasang suami istri warga Simpang Denpal Kelurahan Kampung Jawa.

"Yakni atas nama DS (52) bekerja sebagai ASN Kota Solok dan DLS (69) sebagai dosen. Saat ini keduanya telah menjalani perawatan di Semen Padang Hospital," kata dia.

Ia menyebutkan sampai saat ini perkembangan komposisi data kasus COVID-19 di Kota Solok yakni mencapai 246 orang dengan rincian pasien sembuh berjumlah 219 orang, menjalani isolasi Posko Banda Panduang dua orang, dirawat di RSUP M Djamil satu orang, menjalani isolasi mandiri 18 orang, dirawat di SPH dua orang, dan meninggal dunia empat orang.

"Melihat perkembangan kasus COVID-19 sampai hari ini, tidak bosan-bosannya kami mengimbau kita semua untuk betul-betul menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani setiap aktivitas sehari-hari," kata dia.

Ia juga mengimbau masyarakat Kota Solok agar mematuhi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Ia mengatakan Perda itu telah diberlakukan di Kota Solok. Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat Kota Solok tetap memakai masker saat berinteraksi di luar rumah, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tetap menjaga imunitas tubuh.

"Hal itu bertujuan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di Kota Solok," kata dia.

Lebih lanjut ia mengingatkan kepada pasien yang telah sembuh dari COVID-19 untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Karena tidaklah menutup kemungkinan untuk dapat terpapar COVID-19 kembali.



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026