Logo Header Antaranews Sumbar

Seluruh puskesmas di Payakumbuh peroleh bantuan APD dari provinsi

Kamis, 30 April 2020 17:05 WIB
Image Print
Petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi dalam Simulasi Penanganan Pasien Corona di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana ruang isolasi dan peralatan medis sekaligus melatih koordinasi dalam penanganan pasien Covid-19 termasuk diantaranya penggunaan kostum Alat Pelindung Diri (APD). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Payakumbuh (ANTARA) - Pemerintah Provinsi bantu Pemerintah Kota Payakumbuh berupa 400 buah Alat Pelindung Diri (APD) untuk seluruh puskesmas yang ada di daerah itu.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar Irsyad Syafar di Payakumbuh, Kamis, mengatakan peruntukkan bantuan ke puskesmas ini mempertimbangkan bahwa puskesmas merupakan garda terdepan dalam menghadapi COVID-19.

"Ketika orang sakit tidak bisa diprediksi, petugas harus memakai SOP dengan menggunakan APD. Apalagi saat ini juga banyak orang tanpa gejala (OTG)," katanya didampingi Kabid PK BPBD Provinsi Sumbar Syahrazad Jamil.

Selain APD bantuan ini juga berisikan 12 buah 'thermo gun' dan 40 pasang sepatu boot. Ke depannya Pemprov bersama DPRD juga akan terus melengkapi kebutuhan APD petugas medis, karena DPRD sudah sepakat anggaran untuk COVID-19 tidak akan dihalangi.

"Permasalahannya karena barang ini permintaannya banyak, jadi ketersediaannya tidak cepat, produksi dalam negeri terbatas dan impor sudah sulit, kita di Pemprov sudah menganggarkan sampai Rp600 miliar, itu untuk kesehatan, jaringan pengaman sosial dan juga ekonomi," ujarnya.

Terkait angka positif di Sumbar yang terus bertambah, Irsyad meminta agar pemerintah untuk terus memberikan edukasi tanpa henti kepada masyarakat agar mereka dapat memahami betapa bahayanya COVID-19.

"Masyarakat kita perasaannya aman-aman saja dan membawa perilaku mereka sehari-hari yang akhirnya terjadi penularan. Upaya agar bisa cepat memutus mata rantai dengan membangun kesadaran untuk disiplin saat keluar rumah hanya untuk hal-hal mendesak atau urgen," ujarnya.

Untuk itu, Irsyad berharap agar seluruh lini dapat saling bersinergi membantu memerangi COVID-19 ini, selain pemerintah yang aktif, juga masyarakat yang kooperatif.

"Semoga APD yang kita berikan ini bermanfaat bagi petugas medis garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 dan kita berdoa semoga Payakumbuh dijaga selalu oleh Allah dan tidak terjadi penambahan angka positif," sebutnya.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan bantuan yang diberikan Pemprov Sumbar kepada petugas medis di puskesmas ini akan membuat petugas lebih tenang dalam bekerja.

"Petugas medis kita di puskesmas dapat memanfaatkan APD ini dengan maksimal, dan mereka juga dapat lebih percaya diri dan tidak was-was saat menerima orang dalam pengawasan (ODP) ataupun orang tanpa gejala (OTG), semoga kita semua dapat bertahan melalui wabah ini," kata dia. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026