Setengah lebih penduduk Payakumbuh bakal menerima bantuan dampak COVID-19

id pandemi covid-19,dampak covid-19,bantuan sosial,payakumbuh,riza falepi

Setengah lebih penduduk Payakumbuh bakal menerima bantuan dampak COVID-19

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi. (ANTARA/Akmal Saputra)

​​​​​​​Payakumbuh (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat memperkirakan 50 sampai 60 persen warga di daerah itu akan menerima bantuan.

"Kita telah menyampaikan, baik ke pusat atau provinsi bahwa perkiraan kami akan ada 50 sampai 60 persen warga yang terdampak COVID-19 dan harus mendapatkan bantuan," kata Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi di Payakumbuh, Kamis.

Ia mengatakan warga yang mendapatkan bantuan tersebut memang yang terdampak pandemi COVID-19. Warga yang memang merasa layak mendapatkan bantuan dipersilahkan untuk melapor ke anggota tim gugus tugas COVID-19.

"Posko kita saat ini sudah sampai di setiap kecamatan, bahkan kelurahan juga telah ada posko. Jadi masyarakat dapat melaporkan ini," ujarnya.

Terkait bantuan, Riza menyebutkan pihaknya masih dalam tahap pendataan. Sebab, bantuan yang akan diberikan oleh Pemkot Payakumbuh akan diluar dari bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Untuk total anggaran bantuan yang telah disiapkan Pemkot Payakumbuh ada sekitar Rp12,5 miliar.

Kepala Dinas Sosial Kota Payakumbuh Idris mengatakan saat ini di Payakumbuh ada 9.452 KK orang miskin yang mendapatkan bantuan. Dari total tersebut ada 5.306 KK yang mendapatkan bantuan program keluarga harapan dari pemerintah pusat.

"Dan sisanya 4.100 lebih KK itu lagi akan dibantu melalui bantuan tanggap darurat yng ada dari pemerintah provinsi dan ada juga dari pusat," ujarnya.

Total bantuan tanggap darurat dari Sumbar ada 2.363 KK dan dari pusat itu ada 4.548 KK. Sehingga secara total, bantuan yang didapatkan untuk Kota Payakumbuh telah melebihi jumlah orang miskin di Payakumbuh.

"Ini yang terus kita data, kita harus memberikan bantuan kepada yang paling membutuhkan. Kita cari yang paling terdampak karena pandemi ini," sebutnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar