Korban banjir bandang Malalo Tanah Datar butuh pakaian dan selimut

id Banjir malalo,banjir tanah datar

Korban banjir bandang Malalo Tanah Datar butuh pakaian dan selimut

Tumpukan kain dirumah warga pasca banjir bandang di Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. (ANTARA SUMBAR/Etri Saputra)

Batusangkar (ANTARA) - Pengungsi korban banjir bandang di Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat membutuhkan bantuan non pangan seperti pakaian dan selimut.

"Kalau kebutuhan yang mendesak saat ini adalah pakaian, bantal dan selimut untuk tidur," kata salah seorang korban banjir bandang Neni Srimiliati di Batipuah Selatan, Minggu.

Ia mengatakan, hingga saat ini bantuan terus mengalir kepada korban banjir bandang didaerah itu. Ia berharap jika ada pihak yang ingin membantu juga diberikan bantuan nonpangan.

Neni mengaku, ia adalah salah salah seorang korban yang rumahnya hancur diterjang banjir bandang yang terjadi pada subuh Jum'at (17/1) itu. Tidak ada satupun harta benda yang dapat diselamatkan dari rumahnya.

Bahkan satu unit mobil dan satu motor roda dua miliknya juga hanyut terbawa arus batang air muaro buluah bersama dengan alat rumah lainnya.

Hal itu juga dibenarkan oleh suami Neni, Wahyu. Ia menyelamatkan diri saat air yang membawa batu dan lumpur itu sudah masuk ke dalam rumahnya.

"Selamat saja sudah syukur, walau hanya pakain di badan saja yang bisa diambil. Terlambat sedikit saja kami juga bisa terbawa kedalam danau," katanya.

Sementara Uncu, kakak dari Neni juga merasakan hal yang sama, semua harta benda miliknya hanyut dibawa arus sungai tanpa ada yang bisa diselamatkan.

Ia juga mengharapkan bantuan terutama bantuan nonpangan seperti pakaian untuk dipakai, bantal, dan selimut untuk tidur.(*)
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar