Pantai Air Manis yang tengah dipoles mulai tampak "manis" (Video)

id Pantai Air Manis,Batu Malin Kundang,Mahyeldi,Kota Padang

Pantai Air Manis yang tengah dipoles mulai tampak "manis" (Video)

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah bersama rombongan sedang melakukan peninjauan revitalisasi kawasan Pantai Air Manis di Padang pada Rabu (25/12). (ANTARA/HO-Dokumentasi Humas Kota Padang)

Padang (ANTARA) - Pantai Air Manis yang terkenal dengan ikon Batu Malin Kundangnya ini semakin memanjakan mata pengunjung setelah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Padang dengan pelbagai ragam perbaikan dan kini proses pengerjaannya sudah mencapai 90 persen.

"Sampai saat ini proses revitalisasi Pantai Air Manis dan Batu Malin Kundang sudah mencapai 90 persen dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp13 miliar," ujar Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah yang sedang melakukan kunjungan ke Pantai Air Manis untuk memantau perkembangan revitalisasi tersebut, Rabu.

Ia menambahkan bahwa dana yang dipakai untuk melakukan revitalisasi tersebut menggunakan anggaran dari APBN.

Ia juga menjelaskan beberapa objek yang sudah direvitalisasi yakni berupa jembatan ke Batu Malin Kundang dan pedestrian, serta saat ini sedang dilakukan peninggian terhadap Batu Malin kundang.

"Kawasan sekitar Batu Malin Kundang akan ditinggikan lagi dan dibuat jalur airnya agar air tidak masuk dan objek Batu Malin Kundang bisa lebih terjaga," katanya.

Agar objek wisata tersebut tidak rusak, Mahyeldi mengimbau kepada masyarakat untuk mendisiplinkan diri masing-masing dengan menjaga objek wisata di Kota Padang ini serta membuang sampah pada tempatnya.

Orang nomor satu di Kota Padang itu mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan ada penambahan jembatan dan penataan pedagang kaki lima di kawasan Pantai Air Manis tersebut.

"Tahun 2020 akan ada beberapa perbaikan lagi dengan menggunakan anggaran dari provinsi sebesar Rp7,1 miliar," katanya.

Kemudian ia mengatakan bahwa pada Idul Fitri tahun 2020 pengerjaan tersebut sudah selesai dan masyarakat akan melihat langsung bagaimana perubahannya.



Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar