BNPB: daerah perkuat jejaring tangani bencana

id Banjir Bandang Solok Selatan,Muzni Zakaria,penyebab banjir bandang,berita solok selatan

BNPB: daerah perkuat jejaring tangani bencana

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Prasinta Dewi bersama Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria saat diwawancarai awak media di posko bencana, Senin. (ANTARA/Erik Ifansya Akbar)

Padang Aro (ANTARA) - Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Prasinta Dewi mengatakan pemerintah daerah harus memperkuat jejaring dalam penanggulangan bencana.

"Daerah harus meningkatkan hubungan kerjasama dengan yang lain, perluas jejaring bekerja sama dengan kementerian, swasta dan semua pihak supaya penanganan pasca bencana lebih cepat," katanya saat berkunjung ke Posko Bencana Solok Selatan, di Kantor Camat Muaralabuh, Senin.

Dia mengatakan penanganan bencana di Solok Selatan sudah bagus tetapi harus memikirkan penanganan ke depannya sehingga butuh jejaring yang luas.

Dengan luasnya jejaring, katanya, maka bantuan akan datang dengan sendirinya sehingga meringankan beban masyarakat terdampak maupun pemerintah.

"Libatkan semua unsur dalam penanganan bencana supaya semua merasa memiliki dan saling membantu," ujarnya.

Dia meminta agar pemerintah daerah lebih memperhatikan kesehatan pengungsi.

Selain itu, pihaknya meminta pemerintah daerah membantu BNPB dengan data yang akurat.

Dia menambahkan, dalam penanggulangan bencana bukan hanya orang saja yang harus siaga tapi peralatan juga.

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan, banjir bandang di Pakan Rabaa Timur terjadi di Sungai kecil tetapi hulunya di hutan.

Terkait pembersihan jalan ke Jorong Manggih yang masih terisolasi diperkirakan akan selesai tiga hari lagi karena peralatan terbatas.

Dia mengatakan, jumlah pengungsi tetap saat ini sebanyak 34 kepala keluarga dengan 203 jiwa di tiga titik.

Titik pengungsi saat ini yaitu Manggih kepala keluarga dengan 28 Jiwa, balai adat 27 kepala keluarga dengan 175 jiwa dan posko cadangan di SD Sapan Salak diaktifkan bila cuaca hujan dengan jumlah 85 kk.

"Saat ini korban banjir masih trauma apabila hujan turun," ujarnya.