Logo Header Antaranews Sumbar

Terpopuler sepekan Tragedi Wamena hingga aksi mahasiswa di DPRD Sumbar

Senin, 30 September 2019 09:05 WIB
Image Print
Peti jenazah korban kerusuhan Wamena diangkat ke ambulans untuk dibawa ke Pesisir Selatan. Jenazah tiba di Bandara Internasional Minangkabau, disambut Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni. (Antara/Miko)

Padang, (ANTARA) - Kerusuhan di Wamena, Papua menyentak nurani karena ada sembilan warga Minang yang menjadi korban dan ribuan lainnya mengungsi. Delapan jenazah akhirnya tiba di Padang. Pada sisi lain ribuan mahasiswa menggelar demonstrasi menuntut penolakan terhadap sejumlah rancangan UU yang tengah dibahas DPR

Berikut sejumlah berita terpopuler sepekan yang menarik untuk disimak

1. Warga Sumbar jadi korban di Wamena, Wagub sampaikan belasungkawa

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyampaikan rasa duka yang mendalam dan bela sungkawa atas meninggalnya sembilan orang warga provinsi itu dalam kerusuhan Wamena.

selengkapnya di sini

2. Empat warga Pesisir Selatan tewas di Wamena, keluarga berharap jenazahnya dibawa pulang

Empat warga Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat meninggal dunia akibat kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Senin (23/9). Keluarga pun berharap jenazah dibawa pulang.

Selengkapnya disini

3. 327 keluarga perantau Minang di Wamena minta pulang

Sebanyak 327 Kepala Keluarga (KK) perantau Minang di Wamena, Kabupaten Jayapura berharap bisa dipulangkan ke kampung halaman karena sudah tidak memiliki usaha dan harta benda di Papua.

selengkapnya di sini

4. Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus tolak pengesahan sejumlah RUU di DPRD Sumbar

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di daerah itu unjuk rasa di DPRD Sumatera Barat, menyatakan penolakan terhadap pengesahan beberapa Rancangan Undang Undang oleh DPR RI.
apa saja tuntutannya klik di sini

5.Mahasiswa anarkis dan mencoret-coret gedung DPRD Sumbar

Aksi demo Mahasiswa berakhir anarkis dan mencoret-coret gedung DPRD Sumatera Barat selepas melakukan orasi menyampaikan tuntutan mereka menolak beberapa RUU.

selengkapnya baca di sini



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026