Terpilih aklamasi, Hasiholan pimpin Percasi Pasaman empat tahun kedepan

id Pasaman,Catur Indonesia,Sumatera Barat,Info Padang,Sumbar

Terpilih aklamasi, Hasiholan pimpin Percasi Pasaman empat tahun kedepan

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman Hasiholan Hutagalung (tengah balisan belakang) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengcab Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) untuk periode 2019-2023. (Ist)

Pasaman (ANTARA) - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten PasamanHasiholan Hutagalungterpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengcab Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) untuk periode 2019-2023.

Mantan Sekretaris BKPSDM dan Kadis DPMPTSP ini terpilih lewat Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscalub) Persasi Kabupaten Pasaman, yang dilaksanakan di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat pada 12 September 2019.

"Ucapan terima kasih telah dipercaya memimpin Percasi Pasaman empat tahun ke depan. Mohon dukungan dan kerja sama seluruh pencinta catur di Pasaman untuk memajukan Percasi ke depannya," kata Hasiholanketika dihubungi sumbar.antaranews.com, Selasa.

Menjadi satu-satunya calon ketua umum yang diusung oleh semua peserta Muscab, Hasiholan berjanji akan membawa dunia catur Kabupaten Pasaman menjadi lebih maju dan melahirkan pecatur berprestasi.

"Dengan kebersamaan olahraga yang diminati banyak kalangan ini dapat melahirkan pecatur berprestasi," katanya.

Holan mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat kerja untuk merumuskan program kerja Percasi Pasaman ke depan. Namun, sebelum itu hasil Muscalub akan terlebih dahulu disampaikan ke Percasi Provinsi Sumatera Barat.

"Segera, hasil Muscablub ini akan disampaikan ke Percasi Propinsi Sumbar di Padang. Setelah pengesahan pengurus nanti, bari kita menggelar rapat kerja untuk menetapkan program kerja," ujar Hasiholan.

Diantara program kerja itu, kata Hasiholan, segera membentuk kepengurusan Percasi ditiap kecamatan, sebanyak 12 kecamatan, melakukan pembinaan pecatur kelompok umur, mulai dari tingkat SD, SMP dan SLTA.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar