Logo Header Antaranews Sumbar

Utusan: Liga Arab Undang Oposisi Suriah Hadiri KTT Arab

Minggu, 24 Maret 2013 21:39 WIB
Image Print

Doha, (Antara/AFP/Reuters) - Koalisi Nasional Suriah (SNC), yang menentang Presiden Bashar al-Assad, diundang menghadiri konferensi tingkat tinggi Arab pada pekan ini, untuk mengisi kursi Suriah di Liga Arab, kata utusan kelompok itu, yang berkedudukan di Qatar, pada Ahad (24/3). Undangan itu dikeluarkan setelah pertemuan persiapan tingkat menteri luar negeri pada Ahad berbeda pandangan soal kesertaan oposisi dalam pertemuan puncak tersebut. "Koalisi telah menerima undangan resmi untuk menghadiri KTT Arab," kata Nizar al-Haraki, utusan kelompok itu di Qatar. Dia mengatakan ketua koalisi, Ahmed Moaz al-Khatib, dan Perdana Menteri sementara Ghassan Hitto dari oposisi, yang baru terpilih dijadwalkan tiba segera di Doha. Khatib kemudian akan memutuskan siapa yang akan mengisi kursi Suriah. Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Hamad bin Jassem al-Thani mengatakan kepada para mitranya bahwa dia berharap banyak Khatib dan Hitto hadir dalam KTT itu sebagaimana pengumuman Liga Arab awal bulan ini. Liga Arab pada 6 Maret mengimbau koalisi "membentuk dewan eksekutif untuk mengisi kursi Suriah" dan menghadiri KTT yang akan dibuka pada Selasa. Para menlu Liga Arab sepakat pada 6 Maret untuk membiarkan negara-negara anggota mempersenjatai pemberontak Suriah. Sebelumnya blok itu mengatakan hanya dukungan diberikan kepada oposisi politik Suriah berupa bantuan kemanusiaan dan diplomatik. Qatar dan Arab Saudi telah mendukung pemberontak Suriah dan menyeru Dewan Keamanan PBB untuk mengesahkan resolusi-resolusi untuk mengakhir konflik yang juga telah menimbulkan pengungsian ratusan ribu orang. Perang saudara dua tahun di Suriah telah merenggut lebih 70.000 nyawa. Kelompok oposisi itu telah memulai langkah-langkah membentuk dewan eksekutif untuk memerintah wilayah yang dikuasai pemberontak di dalam Suriah, memilih Hitto pada satu pertemuan di Turki awal pekan ini. Tapi Menlu Irak Hoshyar Zebari mengulangi kembali sikap negerinya yang masih keberatan mengakui oposisi itu sebagai wakil rakyat Suriah di Liga Arab. "Kami telah menyampaikan keberatan...karena alasan legal," katanya dalam pertemuan tingkat menteri. Aljazair juga telah menyatakan keberatan sementara Lebanon belum mengambil sikap atas Suriah yang merupakan tetangganya. Liga Arab menangguhkan keanggota Suriah pada November 2011 setelah Damaskus menolak rencana damai yang menyerukan diakhirinya kekerasan tetapi menuntut Bashar turun. Blok itu juga memberlakukan sanksi-sanksi termasuk menangguhkan perdagangan dengan pemerintahan itu, membekukan rekening banknya di luar negeri dan menangguhkan hubungan udara. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026