Sejumlah pohon cemara di Pantai Kata patah timpa warung

id Pantai Kata,Pohon Tumbang,Pariaman

Salah seorang warga melempar potongan pohon cemara yang patah pagi tadi di Kawasan Objek Wisata Pantai Kata, Kota Pariaman, Sumbar, Jumat (9/8). (Antara Sumbar/Aadiaat M. S)

Pariaman (ANTARA) - Sejumlah pohon cemara di Pantai Kata di Kota Pariaman, Sumatera Barat patah akibat diterjang angin kencang yang terjadi pada Jumat pagi sehingga menimpa warung yang berada di destinasi wisata itu.

"Pohon ini tumbang sekitar pukul 09.00 WIB tadi dan beruntung waktu itu saya belum mulai berjualan," kata pedagang yang warungnya ditimpa pohon cemara patah Heni Jusarni (42) di Pariaman, Jumat.

Heni mengatakan sebelumnya dirinya sudah memprediksi akan patahnya pohon cemara di daerah itu karena kondisi pohon yang rapuh.

Ia menyampaikan patahnya pohon cemara di pantai itu merupakan yang kedua kalinya dalam minggu ini yang mana sebelumnya juga menimpa warung beratapkan terpal yang lokasinya tidak jauh dari sekarang.

Meskipun ia tidak bisa menyebutkan berapa nominal kerugian yang ditimbulkan akibat pohon patah itu namun setidaknya ia harus mengganti terpal untuk atap warung.

"Saya sih belum lihat dari dekat, tapi mungkin piring, genset dan perlengkapan juga rusak," katanya.

Ia mengatakan meskipun dalam minggu ini sudah dua kali pohon cemara di daerah itu patah namun sejauh ini tidak menimbulkan korban baik luka maupun jiwa.

Sementara itu salah seorang warga setempat Mawarni (56) mengatakan jika pohon cemara di daerah itu tumbang atau patah maka warga sekitar akan langsung mengambil batangnya baik hanya untuk memasak maupun untuk dijual.

"Biasanya siapa yang mau dipersilakan ambil tapi area ini harus bersih kembali, tidak ada material tersisa," ujarnya.

Ia mengatakan dirinya hanya mengambil ranting dari pohon cemara patah tersebut yang nantinya digunakan untuk memasak sedangkan warga lainnya yang menggunakan mesin pemotong akan menjual kayunya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar