Stimulus untuk bangkitkan BUMNag bermasalah

id BUMNag,Nagari,Pasaman,Yusuf Lubis

Bupati Pasaman, H Yusuf Lubis, SH, MSi, saat menghadir Bursa Inovasi Desa 2019. (Ist)

Lubuksikaping (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman, berencana memberikan stimulus bagi Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) yang bermasalah di daerah itu.

Rencana pemberian stimulus itu berdasarkan hasil kajian dan evaluasi, kata Bupati Pasaman, Yusuf Lubis di Lubuksikaping, Selasa.

Ia mengatakan Pemda tidak akan tinggal diam, sejumlah langkah akan diambil untuk mendorong perkembangan BUMNag ke depan.

"Kita akan berikan dana stimulus, sebagai biaya transpor bagi pengurus," katanya.

Selain itu, kata dia, BUMNag bermasalah juga akan diberikan pembinaan yang lebih komprehensif dan menjalin kerja sama dengan pihak ketiga dalam pemasaran produk.

Dari hasil evaluasi pihaknya terhadap sejumlah Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) bermasalah dan tidak beroperasi lagi di daerah itu tidak adanya honor bagi pengelola BUMNag adalah salah satu penyebabnya.

"BUMNag yang tidak beroperasi lagi di lebih disebabkan karena tidak adanya honor (penghasilan tetap) bagi para pengelola BUMNag," katanya.

Honor atau penghasilan tetap bagi pengelola BUMNag memang tidak disediakan dalam anggaran.

Sebab, kata dia, honor berasal dari keuntungan usaha yang dijalankan.

"Hal ini yang dikeluhkan oleh banyak pengelola. Sementara disisi lain, BUMNag belum menghasilkan keuntungan dari usaha yang dijalankan," ujarnya.

Bagi BUMNag bermasalah, kata Yusuf, untuk sementara tambahan modal akan ditangguhkan sampai permasalahan di BUMNag tersebut dapat terselesaikan.

"Dari 37 BUMNag di daerah itu, separuhnya bermasalah. Terhadap BUMNag bermasalah itu sudah dilakukan pendampingan oleh nagari dan DPM," katanya.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar