Semen Padang hijaukan lahan bekas tambang kapur dengan tanaman produktif (Video)

id reklamasi lahan, penanaman kembali tambang, semen padang, lahan tambang

Semen Padang hijaukan lahan bekas tambang kapur dengan tanaman produktif (Video)

Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo (kiri) bersama Direktur Utama PT Semen Padang (kanan) melakukan penanaman pohon di lahan bekas tambang kapur PT Semen Padang di Padang, Jumat (5/7) (ANTARA/Ikhwan Wahyudi)

Padang, (ANTARA) - PT Semen Padang menanami kembali lahan bekas tambang batu kapur di Bukit Karang Putih Indarung Padang dengan pohon produktif bekerja sama dengan Korem 032/ Wirabraja dan Dinas Lingkungan Hidup Sumbar.

"Sesuai aturan perundangan Semen Padang harus menghijaukan kembali lahan bekas tambang dan pada hari ini bertepatan dengan HUT ke-61 tahun pengambilalihan PT Semen Padang dimulai melakukan penanaman," kata Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri di Padang, Jumat.

Bekas lahan tambang batu kapur yang sudah dipakai tersebut ditanami beragam pohon, antara lain mahoni, surian dan indarung.

Dalam penanaman itu dibantu Korem 032/Wirabraja dengan menyediakan pupuk Bios 44 temuan Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo.

"Saya berterima kasih atas dukungan dari Korem 032/Wirabraja karena jika selama ini lebih banyak berperan dalam keamanan negara sekarang turut andil dalam menciptakan Bios 44 yang bermanfaat bagi lingkungan," kata Yosviandri.

Jumlah pohon yang akan ditanam 77.000 batang di lahan seluas 45 hektare sebagai kegiatan reklamasi tambang yang dilakukan bertahap sampai 2038.

Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menyampaikan Bios 44 salah satu alternatif pemecahan persoalan lingkungan hidup agar lahan menjadi produktif.

Ia menyampaikan bahwa hal itu salah satu tugas TNI dalam membantu pemerintah di daerah, menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan.

"Kami berharap dengan penghijauan ini bisa mengembalikan ekosistem di wilayah bekas tambang," ujarnya

Menurut dia, lahan bekas tambang di Bangka setelah ditanami kembali dan diberi Bios 44 sudah menjadi kebun lada.

Ia optimistis bekas tambang kapur di daerah itu bisa kembali hijau.

Dandim 0312/Padang Letkol Czi Rielman Yudha menyampaikan Bios 44 merupakan cairan berisi mikroorganisme yang dapat meningkatkan hasil pertanian.

"Bios 44 merupakan produk yang diciptakan oleh Danrem 032/Wirabraja Brigjen Kunto Arief Wibowo dan sudah mulai diperkenalkan di Padang sejak awal Januari 2019," kata dia.

Ia menjelaskan Bios 44 merupakan cairan dari jenis perpaduan beberapa mikroorganisme yang disatukan, berfungsi memperkecil hingga menutupi rongga-rongga lahan gambut dalam tempo tertentu. Bios 44 pertama kali diciptakan Danrem 032 Wirabraja Brigjen Kunto Arief Wibowo saat menjabat Komandan Korem 044/Gapo untuk mencegah kebakaran lahan, terutama lahan gambut.

Penggunaan Bios 44 berkembang untuk mengurai tanah tandus menjadi subur dan bisa untuk pengembangan budi daya perikanan dan penyubur tanah.

Selain itu, Bios 44 juga bisa untuk reklamasi lahan pertambangan dengan mengembalikan kesuburan tanah hingga mengurai tingkat pencemaran air sungai atau danau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Siti Aisyah menyebutkan saat ini terdapat 20 ribu titik lahan bekas tambang yang direklamasi namun kebanyakan lahan tambang rakyat.