Pembangunan di era Jokowi lancar, pengerajin batu bata deklarasi di Limapuluh Kota

id deklarasi

Para pengerajin bata dari kawasan Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Sumatera Barat foto bersama usai deklarasi, Jumat (29/3).  (ist)

Sarilamak, (ANTARA) - Ratusan masyarakat pemilik usaha batu bata mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf Amin, jelang Pilpres 17 April 2019.

Mereka menilai, di era Presiden Jokowi, pembangunan lancar dan batu bata laris manis. Pengerajin bata dengan jumlah karyawan ribuan orang itu, berasal dari banyak kawasan di Payakumbuh dan Limapuluh Kota.

Deklarasi yang dimotori Rumah Kerja Relawan 01 Sumbar dan Reall Jokowi ini, berlangsung di areal pabrik batu bata Jorong Boncah, Nagari Batu Balang, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Jumat (29/3).

"Alhamdulillah, produksi batu bata kami laris di pasaran. Ini menandakan, di era pak Jokowi, pembangunan lancar. Harga bata juga tinggi. Sehingga ekonomi keluarga pekerja dan masyarakat meningkat," kata Nur Aisyah, alias Ibu Ai, salah satu pelaku usaha batu bata dalam deklarasi itu.

Pengerajin batu bata menilai, dengan kondisi itu pula, maka tidak ada alasan bagi seluruh keluarga besar pelaku usaha bata untuk tidak mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres mendatang.

"Dukungan untuk pak Jokowi terus meluas. Kemarin itu, nelayan di Padang Kota juga kita galang. Hari ini, alhamdulillah, juga (dukungan) masyarakat pelaku usaha batu bata. Ini menandakan, kemenangan pak Jokowi Insya Allah sudah di depan mata," sebut Presidium Rumah Kerja 01 Sumbar Muhammad Bayu Vesky.

Dia mengajak pelaku usaha batu bata, menjadi motor dalam melawan serangan hoaks dan fitnah terhadap Presiden RI Joko Widodo yang merupakan Capres nomor urut 01. "Kalau fitnah keji dibiarkan berlangsung, maka orang jahat yang akan menguasai panggung," katanya.

Muhammad Bayu Vesky bersama pengurus Rumker 01 Sumbar dan Reall Jokowi menyebut, pihaknya akan terus melakukan gerakan door to door dalam melawan hoaksdan fitnah serta mengajak masyarakat memilih Jokowi-Ma'ruf Amin. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar