Pemkot Sawahlunto gelar O2SN tingkatkan kompetensi siswa

id O2SN Sawahlunto

Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Sawahlunto. (Antara Sumbar/Taufan Razzak)

Sawahlunto, (ANTARA) - Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan setempat menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) guna meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang olahraga.

"Kegiatan ini dilakukan berjenjang dimulai dari tingkat sekolah, tingkat kota, tingkat provinsi hingga tingkat nasional," kata Wali Kota SawahluntoDeriAsta pada pembukaan O2SN di lapangan Ombilin, Rabu.

Ia mengatakan O2SN merupakan ajang pencarian bakat bagi siswa-siswa SD maupun SMP, dan para peserta diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya.

Karena dengan olahraga kita akan sehat, dan mental juga akan kuat, inilah dua hal pokok yang penting untuk anak-anak di masa datang.

Ia juga berharap dalam melaksanakan lomba dilakukan dengan benar, baik bagi para juri maupun peserta lomba.

"Laksanakanlah kompetisi ini dengan baik dan benar dengan jiwa sportivitas karena hal inilah yang dibutuhkan di masa datang," kata dia.

Ia juga berharap pada O2SN ini akan tumbuh bibit-bibit atlet di Kota Sawahlunto yang akan mampuberkompetisi di tingkat provinsi dan nasional.

Karena para juara di tingkat kota akan mengikuti lomba tingkat provisi yang dijadwalkan untuk tingkat SMP pada 21 sampai 24 Juni 2019 di Kota Padang. Sedangkan untuk tingkat SD dimulai pada 26 sampai 29 Juni juga di Kota Padang.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sawahlunto, Deswandamengatakan untuk O2SN bagi siswa SD ada enam cabang olahraga yang diperlombakan, yakni atletik, renang bulu tangkis, senam, karate dan silat. Sedangkanuntuk siswa SMP ada lima cabang yang dilombakan yaitu atletik, renang, bulutangkis, karate dan silat.

“Siswa-siswa SD dan SMP yang ikut dalam lomba ini adalah siswa-siswa terpilih dari masing-masing sekolah yang sudah diseleksi sebelumnya oleh masing-masing kecamatan, dan untuk peserta O2SN tingkat SD berjumlah117 orang, dan SMP 99 orang.

Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari APBD Kota Sawahlunto yang sudah tertuang dalam RKA Kegiatan Bidang Pembinaan Dikdas.

Untuk Juara Umum 1 bagi peserta SD akan menerima hadiah Rp10.000.000 dan juara umum 2 sebesar Rp7.500.000, sedangkan juara umun 3 Rp5.000.000.

Untuk peserta tingkat SMP hanya juara satu umum saja dengan hadiah Rp10.000.000, sedangkan juara individu akan menerima tabanas, piagam dan medali. Untuk juara 1 menerima tabanas Rp600.000, juara 2 Rp500.000, dan juara 3 Rp400.000. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar