
Pemkab Agam bagikan 20.000 bibit petai-jengkol

Lubuk Basung (ANTARA) - Pemerintahan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bakal membagikan 20.000 batang bibit petai dan jengkol kepada masyarakat dalan mewujudkan daerah itu menjadi penghasil terbesar di provinsi itu.
Kepala Dinas Perikanan dan Tanaman Pangan Agam, Ermanto di Lubukbasung, Senin, mengatakan, bibit jengkol 10 ribu batang dan petai 10 ribu batang itu siap dibagikan kepada masyarakat di daerah itu.
"Setiap kepala keluarga akan mendapatkan 10 batang bibit," katanya.
Saat ini bibit tersebut berada di lokasi pembibitan milik Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan setempat.
Bibit tersebut berusia sekitar satu bulan dengan tinggi sekitar 40-50 centimeter dan sudah siap ditanam di lahan milik warga.
"Bibit jengkol dan petai ini cukup bagus, karena biji tanaman itu merupakan pilihan," tegasnya.
Selama 2014 hingga 2018, tambahnya, DPKP Agam telah menyalurkan petai sekitar 80 ribu bibit dan jengkol 80 ribu bibit.
Diperkirakan sekitar 50 persen bibit tersebut bisa hidup sampai besar dan berbuah.
"Petai dan jengkol itu berbuah dengan usia lima tahun dan satu pohon bisa menghasilkan Rp2,5 juta," tambahnya.
Ia menambahkan, pembagian bibit itu dalam rangka agar daerah itu menjadi sentral atau penghasil terbesar di Sumbar.
Selain itu, meningkatkan ekonomi masyarakat karena harga jengkol dan petai cukup tinggi sekitar Rp30 ribu sampai Rp70 ribu per kilogram.
"Petai dan jengkol merupakan penyumbang inflasi di daerah itu," katanya.
Pewarta: Yusrizal
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
