Logo Header Antaranews Sumbar

Akses menuju Sungai Batang Agam kembali lancar

Senin, 26 Januari 2026 15:24 WIB
Image Print
Personel TNI sedang memasang bendara merah putih di jembatan armco yang telah selesai dibangun untuk memperlancar akses menuju Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (26/1/2026).  ANTARA/Altas Maulana.

Lubuk Basung (ANTARA) - Akses jalan menuju Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat kembali lancar dengan selesainya pembangunan jembatan armco oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah putus dilanda banjir bandang.

Aktivitas lalu lintas dari Nagari Maninjau menuju Nagari Sungai Batang terlihat lancar meskipun jalan dipenuhi debu bekas tanah banjir bandang, Senin.

Masyarakat di Nagari Sungai Batang sangat bersyukur dengan adanya jembatan armco itu karena tidak perlu lagi menggunakan bot atau ponton jika ingin pergi ke Maninjau.

"Alhamdulillah akses telah lancar kembali. Aktivitas kami tidak terganggu lagi," kata salah seorang warga Rida (31) di Sungai Batang Tanjung Raya Agam.

Rida mengatakan keberadaan jembatan itu sangat berarti bagi masyarakat karena akses menuju Maninjau lebih dekat cuma 10 menit.

"Baru sekitar dua minggu ini jembatan itu selesai dibangun dan saat ini telah bisa ditempuh kendaraan," katanya.

Saat jembatan itu putus, masyarakat terpaksa menggunakan jalan lain jika hendak menuju Maninjau.

Pertama jalan darat memutar Danau Maninjau keluar di Jorong Kukuban PLTA dengan jarak tempuh mencapai dua jam perjalanan.

Jalur kedua memakai ponton drum melewati Danau Maninjau dengan waktu perjalanan bisa mencapai 1,5 jam perjalanan dan memakai bot sekitar 15 menit perjalanan.

"Terima kasih kami ucapkan kepada TNI yang telah membangun jembatan ini," katanya.

Warga lainnya Ayu (32) juga sangat bersyukur dengan selesainya pembangunan jembatan itu.

Namun, dia juga mengharapkan pembangunan jembatan satu lagi di perbatasan antara Jorong Kukuban Nagari Maninjau dengan Nagari Sungai Batang yang saat ini masih menggunakan jembatan darurat.

"Jembatan ini juga hancur di landa banjir bandang. Saat ini masih memakai jembatan darurat. Kami mengharapkan jembatan ini juga dibangun," harapnya.

Wali Nagari (Kepala Desa) Sungai Batang Ahsin Dt.Bandaro Kayo mengatakan ada sekitar 5.600 jiwa warganya yang memanfaatkan jembatan itu.

"Dengan selesainya jembatan ini maka aktivitas ekonomi warga kembali normal. Saya juga mengharapkan pembangunan jembatan yang lain segera dapat dilakukan," sebutnya.

Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pembangunan tujuh unit jembatan armco dan bailey di lokasi bencana di Agam.

Jembatan yang telah selesai itu berupa empat unit jembatan armco dan tiga unit jembatan bailey.

"Keempat jembatan armco itu sudah selesai dibangun 100 persen. Untuk jembatan bailey, dua unit selesai dibangun 100 persen dan satu unit baru 90 persen yang saat ini tinggal pengecatan," katanya.

Ia mengatakan empat jembatan armco berada di Kecamatan Tanjung Raya tiga unit dan Malalak satu unit.

Sementara jembatan bailey berada di Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya satu unit, Aia Taganang Kecamatan Matur satu unit dan Kubu Sarunai Kecamatan Canduang satu unit.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jembatan armco selesai, akses menuju Sungai Batang Agam kembali lancar



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026