Cara Dinas Perpustakaan Sijunjung tingkat minat baca melalui lomba

id minat baca

Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy membuka lomba bercerita bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Sijunjung di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat. (ist)

Muaro (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 22 siswa-siswi utusan setiap kecamatan mengikuti lomba bercerita bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Sijunjung di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Darlias di Muaro, Rabu, mengatakan ini merupakan rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Sijunjung ke-70.

“Tujuan kegiatan untuk menumbuhkan minat baca melalui berbagai buku dalam membangun karakter, kecerdasan dan inovasi para pelajar, serta untuk menambahkan rasa cinta bangsa serta untuk menjalin persatuan dan kesatuan dan mempopulerkan buku cerita budaya daerah khususnya di Kabupaten Sijunjung", terangnya.

Kemudian, lomba ini dinilai oleh tiga juri dari unsur pemerhati bahasa dan budaya dari Provinsi Sumbar yang akan menilai dari kriteria-kriteria di antaranya penguasaan panggung, cara bercerita, penampilan, penguasaan materi, hingga artikulasi. Selanjutnya ditentukan juara I, II dan III yang berhak mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan tropi.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Wardarusmen mengapresiasi kegiatan lomba bercerita di tingkat Kabupaten Sijunjung.
Sebanyak 22 siswa-siswi utusan setiap kecamatan mengikuti lomba bercerita bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Sijunjung di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat. (ist)
"Bagi siswa-siswi yang tidak mendapatkan juara, jangan bersedih hati, teruslah belajar, jangan berhenti disini," harapnya.

Sementara Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy menyampaikan terima kasih kepada bapak ibu guru yang mendampingi siswa-siswinya yang memberikan materi pelajaran dan mampu mendorong anak-anak yang mempunyai kemampuan bercerita. "Kita harapkan ke depan Sijunjung akan punya buku kaya cerita,” ujarnya.

Dengan 8 kecamatan yang ada, ia meyakini banyak tersimpan potensi cerita dan kearifan lokal yang ada. Kekayaan cerita ini diharapkan mampu terangkum dalam kumpulan cerita yang bisa dibukukan.*

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar