Tim BNI tinjau lokasi bencana di Sijunjung, kucurkan bantuan

id BNI

Pemimpin BNI Sijunjung Yul Etris menyerahkan bantuan secara sibolis kepada wakil Bupati Sijujunjung Arival Boy bertempat di Aula Kantor Camat Sumpur Kudus di Kumanis.  (Ist/dody)

Muaro (Antaranews Sumbar) - Tim BNI Wilayah Padang memberikan respon cepat terhadap bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sijunjung, sebagai wujud kepedulian langsung menyerahkan bantuan makanan siap saji dalam bentuk rendang senilai Rp50 juta .

Tim BNI meninjau lokasi bencana dan jalan terban didampingi Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy dan sejumlah pejabat instansi terkait di daerah itu, Rabu.

"Setelah mendapatkan informasi sehari setelah kejadian, kami tanggapi dan turut tergerak untuk meringankan beban masyarakat korban bencana alam banjir di dan tanah longsor di Kecamatan sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung," kata Head Network & Services BNI Iwan Affandi secara terpisah.

Terlihat tim CSR BNI berbincang dengan Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy saat meninjau lokasi bencana banjir dan jalan terban. (Ist/dody) (Ist/dody/)


Karenanya tim dari BNI Wilayah Padang diturunkan ke lokasi, bagian dari pelaksnaan BNI Berbagi, yang mana program pemberdayaan kondisi masyarakat untuk mencapai taraf hidup lebih baik.

Program dilaksanakan rangka mendukung dan mengimplementasikan Peraturan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan.

Salah bentuk dan ruang lingkup program ini adalah bantuan dana dan/atau barang kepada masyarakat yang disalurkan dalam bentuk bantuan bencana alam.

Sebagai bentuk kepedulian dan perwujudan Coorporate Community Responsibility BNI terhadap lingkungan serta masyarakat, maka PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, katanya.

Putusnya jalan penghubung Nagari Kumanis dan Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, akibat curah hujan yang cukup tinggi pada Jumat hingga Sabtu kemaren.

Amblasnya jalan tersebut lebih kurang 30 meter, sehingga jalan kabupaten menuju beberapa nagari di Kecamatan Sumpur Kudus itu tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.
Tinjau lokasi bencana (Ist/dody)
Camat Sumpur Kudus, Syamsul Jamaris membenarkan untuk kendaraan roda empat menuju beberapa nagari yang bereda di Kecamatan Sumpur Kudus tidak bisa lewat.

Sebab, ditambah lagi dengan banjir yang menimpa beberapa desa di Sisawah, sehingga aktivitas masyarakat di kecamatan ini lumpuh total.

Bantuan diserahkan langsung oleh Yul Etris Pemimpin BNI Sijunjung kepada wakil Bupati Sijujunjung Arival Boy bertempat di Aula Kantor Camat Sumpur Kudus di Kumanis.

“Diharapkan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan maksimal oleh korban bencana banjir, karena kebutuhan pangan dan perlatan dapur kami nilai sangat dibutuhkan pada kondisi seperti ini” ujar Yul Etris di sela-sela penyerahan bantuan tersebut.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Sijunjung Arival Boy dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sijunjung mengucapkan terima kasih kepada BNI yang telah memberikan bantuan dalam rangka tanggap darurat di Sumpur Kudus.

"Semoga bantuan ini mermanfaat untuk warga kami” ujar Boy panggilan akrab Wabup Sijunjung.

Banjir dan tanah longssor yang menerjang pemukiman warga Sumpur Kudus diakibatkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari ini.

Akibatnya debit air beberapa sungai meningkat di beberapa area Kenagarian yang dilaluinya. Adapun Sepuluh nagari yang terisolasi itu, meliputi Tanjung Bonai Aua, Tanjung Labuah, Sumpur Kudus, Sumpur Kudus Selatan, silantai, Sisawah, Unggan, Unggan Bukik, dan Tampa Rungo.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar