Pertamina pastikan pasokan BBM di Padang aman pascakebakaran SPBU

id Rudi Ariffianto,SPBU Sawahan terbakar,SPBU terbakar,Pertamina,Pasokan BBM spbu sawahan

Unit Manager Communication and CSR PT Pertamina (Persero) MOR I, Rudi Ariffianto. (cc)

Padang, (Antaranews Sumbar) - PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) I memastikan pasokan bahan bakar pascakebakaran di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang, Sumatera Barat tetap aman.

Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR I Rudi Ariffianto melalui siaran pers di Padang, Jumat, mengatakan untuk sementara pasokan ke SPBU 14.251.519 di jalan Sawahan yang terbakar dihentikan untuk sementara waktu.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan pengisian BBM dapat memperolehnya di SPBU 14.251.522 dan SPBU 14.251.582 yang memiliki pasokan yang sangat cukup.

"Kami prihatin dan menyayangkan terjadinya insiden terbakarnya SPBU Sawahan tersebut," katanya.

Menurut dia penggunaan jerigen, tangki modifikasi atau modifikasi kendaraan seperti pada knalpot sangat membahayakan ketika melakukan pengisian di SPBU.

Dalam hal ini Pertamina meminta SPBU agar tidak melayani pengisian bahan bakar terhadap kendaraan dengan karakteristik seperti di atas karena tidak memenuhi aspek keamanan.

Apabila ada SPBU yang terbukti masih memberikan akan diberikan pembinaan atau sanksi dan saat ini banyak SPBU yang telah mendapatkan pembinaan atau sanksi dari Pertamina.

"Kejadian di SPBU Sawahan ini harus dijadikan momentum agar SPBU lebih mengindahkan aspek keselamatan bersama dan betul-betul memperhatikan ketentuan pengisian bahan bakar minyak di SPBU," kata dia.

Sebelumnya SPBU Pertamina 14.251.519 terbakar dipicu oleh mobil mengisi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen pada Jumat sekitar pukul 14.45 WIB.

Kebakaran di jalan Haji Agus Salim Kota Padang, Sumatera Barat membuat separoh dari bangunan SPBU terbakar dan menghanguskan dua unit pompa. Kebakaran juga memicu asap tebal yang memenuhi udara di sekitar lokasi kejadian.

Selain menghanguskan beberapa tempat pengisian bahan bakar, api juga menghanguskan satu unit mobil. Mobil tersebut memiliki tangki pengisian bahan bakar yang dimodifikasi oleh pemiliknya.

Salah seorang warga Noviarida (60) mengatakan dirinya melihat api tiba-tiba membesar di salah satu tempat pengisian bahan bakar kemudian menjalar di sekitar SPBU. Petugas terlihat berupaya untuk memadamkan api namun tidak mampu memadamkan api.

"Api membesar begitu cepat dan menjalar. Saya tidak mendengar ledakan tapi yang jelas api langsung membesar," kata dia. (*)

Baca juga: Kerugian akibat kebakaran SPBU Sawahan Padang ditaksir Rp500 juta

Baca juga: Menanti tindakan pertamina terhadap SPBU yang melayani pengisian BBM jerigen

Baca juga: Inilah pemicu terbakarnya SPBU Sawahan Padang
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar