Kerugian akibat kebakaran SPBU Sawahan Padang ditaksir Rp500 juta

id SPBU Sawahan,Kebakaran spbu,SPBU Sawahan terbakar

Tangki, jeriken serta satu unit sepeda motor yang sudah diamankan polisi usai kebakaran SPBU Sawahan, Padang, Jumat (21/9). (ANTARASumbar/Fathul Abdi)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Kerugian akibat kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 14.251.519, Padang, Sumatera Barat, yang terbakar pada Jumat sekitar pukul 14.45 WIB, ditaksir mencapai Rp500 juta.

"Kami taksir kerugian dari peristiwa ini mencapai Rp500 juta," kata Pengawas SPBU Sawahan, Dasfitrian di Padang, Jumat.

Ia menyebutkan peristiwa nahas itu berawal ketika petugas SPBU bernama Felia, mengisi bensin kepada sebuah Angkutan Kota (Angkot).

"Dari keterangan petugas kami, diketahui api muncul secara tiba-tiba dari dalam tangki yang sedang diisi," katanya.

Api sempat mengenai bagian tangan petugas, namun tidak parah.

Pihak SPBU juga mengaku tidak tahu perihal tangki angkot yang telah dimodifikasi, serta berapa jeriken yang ditemukan di dalamnya.

"Kami tahu setelah kejadian kebakaran ini, kalau tau sebelumnya pasti dilarang karena SPBU ini tidak melayani pembelian jeriken," katanya.

Diketahui SPBU itu memasok bahan bakar jenis premium sekali sehari sebanyak 16 ton, beruntung api tak sampai ke tangki penampungan SPBU.

Kebakaran yang menghabiskan setengah dari bangunan SPBU, sempat menarik perhatian warga sekitar serta pengendara kendaraan bermotor.

Mengingat lokasi SPBU di Jalan Haji Agussalim adalah salah satu kawasan ramai kendaraan.

Hingga beberapa kali petugas kepolisian harus membubarkan warga yang melihat kebakaran agar tak mengganggu kelancaran arus, serta upaya pemadaman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Hendrizal Azhar mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Kita mencampurkan air dengan detergen agar api tersebut lebih cepat dipadamkan," katanya.

Peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Pada bagian lain, usai api dipadamkan, petugas dari Dinas Perdagangan juga ikut melakukan pemeriksaan ke lapangan.

"Kami mengumpulkan data dan memintai keterangan, fokusnya adalah pendistribusian," kata Kepala Bidang Pengawasan dan Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan Padang, Hasna, diwawancarai di lokasi kejadian. (*)

Baca juga: Inilah pemicu terbakarnya SPBU Sawahan Padang

Baca juga: Flash - SPBU Sawahan Padang terbakar

Baca juga: Menanti tindakan pertamina terhadap SPBU yang melayani pengisian BBM jerigen
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar