Siswa SMP2 Pasaman Barat gunakan bus untuk mengikuti UNBK

id UNBK

Siswa dan siswi SMP 2 Pasaman Kabupaten Pasaman Barat saat menaiki bus milik Dinas Perhubungan untuk melaksanakan UNBK di SMP 1 Pasaman, Kamis (26/4). (Antara Sumbar/Altas Maulana)

Kita terpaksa lakukan karena fasilitas komputer dan jaringan di sekolah tidak memadai sehingga harus menumpang ke SMP 1
Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer SMP 2 Pasaman Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menggunakan bus Dinas Perhubungan untuk melaksanakan ujian di SMP 1 Pasaman.

Wakil Kurikulum SMP Negeri 2 Pasaman, Fitria Yeni di Simpang Empat, Kamis (26/4) membenarkan itu. Hal itu disebabkanjarak sekolah yang jauh dari lokasi ujian.

"Sebanyak 172 siswa dari SMP Negeri 2 Pasaman meminta bantuan bus Dinas Perhubungan untuk memobilisasi siswa. Minimnya fasilitas memaksa sekolah melakukan UNBK dengan cara menumpang di SMA Negeri 1 Pasaman," jelasnya.

Ia mengatakan kehadiran bus sekolah itu diharapkan memudahkan siswa yang melaksanakan UNBK menuju lokasi ujian.

Sebab jarak dari SMP 2 ke SMP 1 mencapai 8 kilometer lebih. Tentu harus difasilitasi dengan memakai bus pinjaman.

"Kita terpaksa lakukan karena fasilitas komputer dan jaringan di sekolah tidak memadai sehingga harus menumpang ke SMP 1," ujarnya.

Menurutnya keberanian melaksanakan UNBK merupakan upaya sekolah mengikuti perkembangan zaman. Sebab sarana di sekolah tidak memadai. Akhirnya mereka bekerja sama dengan SMP Negeri 1 Pasaman dan Dinas Perhubungan untuk mobilisasi siswa.

Dengan bantuan dua instansi itu, pelaksanaan UNBK hingga hari ketiga ini berlangsung aman dan lancar. Sebab sarana yang digunakan di SMP 1 Pasaman sudah memadai dan seringkali digunakan untuk UNBK oleh sekolah bersangkutan.

Ia berharap mereka bisa melaksanakan UBK sendiri, sehinga tidak lagi memberatkan Dinas Perhubungan dan sekolah yang menumpang

"Kita membutuhkan penambahan sarana berupa komputer dan perbaikan jaringan internet," harapnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar