UNBK di Solok Selatan sempat terkendala server yang susah diakses

id UNBK

Ilustrasi - Ratusan siswa SMP tengah mengikuti UNBK. (Antara/Ahmad Fikri)

Padang Aro, (ANTARA) - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sempat terkendala server dari pusat yang susah diakses.

"Server pusat sempat susah diakses tetapi tidak berlangsung lama, dan bisa diatasi oleh teknisi sehingga pelaksanaan UNBK kembali lancar," kata Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Solok Selatan Novrizondi Padang Aro, Selasa.

Dia mengatakan hingga hari kedua pelaksanaan UNBK tidak ada kendala yang berarti dan kekhawatiran jaringan susah serta pemadaman listrik tidak terjadi.

Khusus untuk listrik katanya, pihaknya sudah menyurati PLN serta mempersiapkan genset di lokasi UNBK.

UNBK SMP sederajat di Solok Selatan diikuti 1.998 siswa, sedangkan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) pesertanya 945 siswa.

Pemerintah setempat menargetkan pada 2021 seluruh siswa SMP sederajat sudah melaksanakan UNBK.

Dia menyebutkan pada 2019 bagi sekolah yang berpotensi UNBK akan dilengkapi fasilitasnya, sedangkan yang lain akan dimulai penyediaan.

"Kami akan berupaya memenuhi fasilitas untuk melaksanakan UNBK sehingga pada 2021 semua sudah bisa melaksanakan," ujarnya.

Selain itu juga dilaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Sekolah Dasar sebanyak 3.122 siswa.

Dia berharap ujian nasional tahun ini berjalan lancar, jujur dan berintegritas dengan target bisa masuk 10 besar provinsi.

Khusus untuk daerah sulit diLubuak Ulang Aling, katanya, belum bisa melaksanakan UNBK karena belum ada fasilitasnya.

Selain itu di Lubuk Ulang Aling juga masih kekurangan guru dan pihaknya akan berencana merekrut guru honorer khusus di daerah sulit.

"Gaji guru honorer khusus daerah sulit ini akan dianggarakan oleh Pemkab dan diutamakan tenaga pendidik yang berdomisili di daerah itu," ujarnya.(*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar